<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Santriw4n&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://santriw4n.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://santriw4n.wordpress.com</link>
	<description>Dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat</description>
	<lastBuildDate>Fri, 20 Jan 2012 13:12:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='santriw4n.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/f11b3ffa83011e3a2b0478f967c92747?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Santriw4n&#039;s Blog</title>
		<link>http://santriw4n.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://santriw4n.wordpress.com/osd.xml" title="Santriw4n&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://santriw4n.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>PENGERTIAN FILSAFAT DAN ILMU PENGETAHUAN</title>
		<link>http://santriw4n.wordpress.com/2010/02/23/pengertian-filsafat-dan-ilmu-pengetahuan/</link>
		<comments>http://santriw4n.wordpress.com/2010/02/23/pengertian-filsafat-dan-ilmu-pengetahuan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Feb 2010 22:49:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>santriw4n</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[falsafah]]></category>
		<category><![CDATA[filosofi]]></category>
		<category><![CDATA[filsafat]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmu pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengertian Fislafat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://santriw4n.wordpress.com/?p=268</guid>
		<description><![CDATA[PENGERTIAN FILSAFAT Dalam berbagai pemikiran terdapat banyak pengertian tentang filsafat. Secara etimologis filsafat berasal dari kata “philos” yang artinya love (cinta) dan “sophia” artinya wisdom (kebijaksanaan-kearifan). Jadi filsafat dapat diartikan cinta secara mendalam terhadap kebijaksanaan, cinta akan kearifan (Salam,2002:33). Menurut Henderson filsafat dapat berarti sebagai pendirian hidup, sebagai pandangan hidup. Misalnya falsafah Pancasila merupakan pandangan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santriw4n.wordpress.com&amp;blog=4419048&amp;post=268&amp;subd=santriw4n&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PENGERTIAN FILSAFAT</strong></p>
<p>Dalam berbagai pemikiran terdapat banyak pengertian tentang filsafat. Secara etimologis filsafat berasal dari kata “philos” yang artinya <em>love</em> (cinta) dan “sophia” artinya <em>wisdom</em> (kebijaksanaan-kearifan). Jadi filsafat dapat diartikan cinta secara mendalam terhadap kebijaksanaan, cinta akan kearifan (Salam,2002:33). Menurut Henderson filsafat dapat berarti sebagai pendirian hidup, sebagai pandangan hidup. Misalnya falsafah Pancasila merupakan pandangan atau pendirian hidup bagi bangsa Indonesia.</p>
<p>J.A Leighton mendefinisikan filsafat sebagai “a world-view, or rasoned conception of the whole cosmos, and a lifeview, or doctrine of values, meanings, and purpose of human life”. Dari definisi ini pengertian filsafat adalah system atau sistematika filsafat yaitu metafisika, etika dan logika yang atinya secara berturut adalah teori tentang kosmologi dan ontology.</p>
<p>Theodore Brameld dalam bukunya menyatakan salah satu definisi filsafat adalah “<em>the discipline conserred with the formulation of procise meaning</em>” dimana menimbulkan kemungkinan salah satu istilah yang sama diartikan berbeda dan sebaliknya.</p>
<p>Webster mendefinisikan filsafat itu sebagai “love of wisdom” dan sebagai “ilmu pengetahuan yang menyelidiki fakta, dan prinsip-prinsip kenyataan hakekat dan kelakuan manusia”. (Yusuf,1989:34)</p>
<p>Definisi filsafat menurut beberapa ilmuwan antara lain:<br />
A. Plato (427sm – 347sm) seorang filsuf yunani yang termasyhur murid socrates dan guru aristoteles, mengatakan: filsafat adalah pengetahuan tentang segala yang ada (ilmu pengetahuan yang berminat mencapai kebenaran yang asli).</p>
<p>B. Aristoteles (384 sm – 322sm) mengatakan : filsafat adalah ilmua pengetahuan yang meliputi kebenaran, yang di dalamnya terkandung ilmu-ilmu metafisika, logika, retorika, etika, ekonomi, politik, dan estetika (filsafat menyelidiki sebab dan asas segala benda).</p>
<p><span id="more-268"></span></p>
<p>C.Marcus tullius cicero (106 sm – 43sm) politikus dan ahli pidato romawi, merumuskan: filsafat adalah pengetahuan tentang sesuatu yang mahaagung dan usaha-usaha untuk mencapainya.</p>
<p>D. Al-farabi (meninggal 950m), filsuf muslim terbesar sebelum ibnu sina, mengatakan : filsafat adalah ilmu pengetahuan tentang alam maujud dan bertujuan menyelidiki hakikat yang sebenarnya.</p>
<p>E. Immanuel kant (1724 -1804), yang sering disebut raksasa pikir barat, mengatakan : filsafat itu ilmu pokok dan pangkal segala pengetahuan yang mencakup di dalamnya empat persoalan, yaitu: ” apakah yang dapat kita ketahui? (dijawab oleh metafisika) ” apakah yang dapat kita kerjakan? (dijawab oleh etika) ” sampai di manakah pengharapan kita? (dijawab oleh antropologi)</p>
<p>F. Prof. Dr. Fuad hasan, guru besar psikologi ui, menyimpulkan: filsafat adalah suatu ikhtiar untuk berpikir radikal, artinya mulai dari radiksnya suatu gejala, dari akarnya suatu hal yang hendak dimasalahkan. Dan dengan jalan penjajakan yang radikal itu filsafat berusaha untuk sampai kepada kesimpulan-kesimpulan yang universal.</p>
<p>G. Drs h. Hasbullah bakry merumuskan: ilmu filsafat adalah ilmu yang menyelidiki segala sesuatu dengan mendalam mengenai ketuhanan, alam semesta dan manusia, sehingga dapat menghasilkan pengetahuan tentang bagaimana hakikatnya sejauh yang dapat dicapai oleh akal manusia, dan bagaimana sikap manusia itu seharusnya setelah mencapai pengetahuan itu.</p>
<h3>PENGERTIAN ILMU PENGETAHUAN</h3>
<p>J. Haberer 1972  : Suatu hasil aktivitas manusia yang    merupakan kumpulan teori, metode dan praktek dan menjadi   pranata  dalam masyarakat.</p>
<p>J.D. Bernal 1977 : Suatu pranata atau metode yang    membentuk keyakinan mengenai alam semesta dan    manusia.</p>
<p>E. Cantote 1977 : Suatu hasil aktivitas manusia yang    mempunyai makna dan metode.1977 -1992</p>
<p>E.F. Schumacher  :  <em>The perfections of science are   purely practical-the objective practical the objective, i.e.   independent of character and interests of the operator, measurable, recordable and repeatable.</em></p>
<p>Prof. Burr :  <em>Like the fields of physics, sciences are part   of the organization of the universe and are influenced by the   fast forces of space .</em></p>
<p>Cambridge-Dictionary 1995 : Ilmu Pengetahuan adalah kumpulan pengetahuan yang benar, mempunyai   objek dan tujuan tertentu dengan sistim, metode untuk berkembang serta berlaku universal yang dapat diuji    kebenarannya.</p>
<p>Menurut Sutrisno Hadi, ilmu pengetahuan adalah kumpulan dari pengalaman-pengalaman dan pengetahuan-pengetahuan dari sejumlah orang-orang yang dipadukan secara harmonis dalam suatu bangunan yang teratur.</p>
<p>Mohammad Hatta, mendifinisikan ilmu adalah pengetahuan yang teratur tentang pekerjaan hukum kausal dalam suatu golongan masalah yang sama tabiatnya, maupun menurut kdudukannya tampak dari luar, amupun menurut hubungannya dari dalam</p>
<p>Ralp Ross dan Ernest Van Den Haag, mengatakan ilmu adalah yang empiris, rasional, umum dan sistematik, dan keempatnya serentak</p>
<p>Karl Pearson, mengatakan ilmu adalah lukisan atau keterangan yang komprehensif dan konsisten tentang fakta pengalaman dengan istilah sederhana</p>
<p>Ashely Montagu, Guru Besar Antropolo di Rutgers University menyimpulkan bahwa ilmu adalah pengetahuan yang disususn dalam satu system yang berasal dari pengamatan, studi dan percobaan untuk menetukan hakikat prinsip tentang hal yang sedang dikaji.</p>
<p>Harsojo, Guru Besar antropolog di Universitas Pajajaran, menerangkan bahwa ilmu adalah:<br />
Merupakan akumulasi pengetahuan yang disistematisasikan</p>
<p>Suatu pendekatan atau mmetode pendekatan terhadap seluruh dunia empirisyaitu dunia yang terikat oleh factor ruang dan waktu yang pada prinsipnya dapat diamati panca indera manusia<br />
Suatu cara menganlisis yang mengizinkan kepada ahli-ahlinya untuk menyatakan suatu proposisi dalam bentuk: “jika,….maka…”</p>
<p>Afanasyef, seorang pemikir Marxist bangsa Rusia mendefinisikan ilmu adalah pengetahuan manusia tentang alam, masyarakat, dan pikiran. Ia mencerminkan alam dan konsep-konsep, kategori dan hukum-hukum, yang ketetapnnya dan kebenarannya diuji dengan pengalaman praktis.</p>
<h3><a href="http://filsafat-ilmu.blogspot.com/2008/06/persamaan-dan-perbedaan-filsafat-dan.html">PERSAMAAN DAN PERBEDAAN FILSAFAT DAN ILMU</a></h3>
<p>Persamaan:</p>
<ul>
<li>Keduanya mencari      rumusan yang sebaik-baiknya menyelidiki obyek selengkap-lengkapnya sampai      ke-akar-akarnya</li>
<li>Keduanya      memberikan pengertian mengenai hubungan atau koheren yang ada antara      kejadian-kejadian yang kita alami dan mencoba menunjukkan sebab-akibatnya</li>
<li>Keduanya hendak      memberikan sistesis, yaitu suatu pandangan yang bergandengan</li>
<li>Keduanya      mempunyai metode dan sistem</li>
<li>Keduanya hendak      memberikan penjelasan tentang kenyataan seluruhnya timbul dari hasrat      manusia [obyektivitas], akan pengetahuan yang lebih mendasar.</li>
</ul>
<p>Perbedaan:</p>
<ul>
<li>Obyek material      [lapangan] filsafat itu bersifat universal [umum], yaitu segala sesuatu      yang ada [realita] sedangkan obyek material ilmu [pengetahuan ilmiah] itu      bersifat khusus dan empiris. Artinya, ilmu hanya terfokus pada disiplin bidang      masing-masing secra kaku dan terkotak-kotak, sedangkan kajian filsafat      tidak terkotak-kotak dalam disiplin tertentu<br />
Obyek formal [sudut pandangan] filsafat itu bersifat non fragmentaris,      karena mencari pengertian dari segala sesuatu yang ada itu secara luas,      mendalam dan mendasar. Sedangkan ilmu bersifat fragmentaris, spesifik, dan      intensif. Di samping itu, obyek formal itu bersifatv teknik, yang berarti      bahwa cara ide-ide manusia itu mengadakan penyatuan diri dengan realita</li>
<li>Filsafat      dilaksanakan dalam suasana pengetahuan yang menonjolkan daya spekulasi,      kritis, dan pengawasan, sedangkan ilmu haruslah diadakan riset lewat      pendekatan trial and error. Oleh karena itu, nilai ilmu terletak pada      kegunaan pragmatis, sedangkan kegunaan filsafat timbul dari nilainnya</li>
<li>Filsafat memuat      pertanyaan lebih jauh dan lebih mendalam berdasarkan pada pengalaman      realitas sehari-hari, sedangkan ilmu bersifat diskursif, yaitu menguraikan      secara logis, yang dimulai dari tidak tahu menjadi tahu</li>
<li>Filsafat      memberikan penjelasan yang terakhri, yang mutlak, dan mendalam sampai      mendasar [primary cause] sedangkan ilmu menunjukkan sebab-sebab yang tidak      begitu mendalam, yang lebih dekat, yang sekunder [secondary cause]</li>
</ul>
<p><strong>DAFTAR RUJUKAN</strong></p>
<p>Salam, Burhanuddin.2002.<em>Pengantar Pedagogik</em>.Jakarta:PT Rineka Cipta</p>
<p>Adisasmita, Yusuf.1989.<em>Hakekat, Filsafat dan Peranan Pendidikan Jasmani Dalam Masyarakat</em>.Jakarta:Dirjen Dikti</p>
<p>Saifullah, Ali.1990.<em>Filsafat dan Pendidikan</em>.Surabaya:Usaha Nasional</p>
<p>Tafsir, Ahmad.2007.<em>Filsafat Ilmu</em>.Bandung:PT Remaja Rosdakarya</p>
<p><a href="http://one.indoskripsi.com/content/definisi-filsafat">http://one.indoskripsi.com/content/definisi-filsafat</a></p>
<p><a href="http://afrizal.wordpress.com/2007/07/10/pengertian-filsafat/">http://afrizal.wordpress.com/2007/07/10/pengertian-filsafat/</a></p>
<p><a href="http://www.unhas.ac.id/rhiza/arsip/mystudents/.../Bab%204%20Sugianto.ppt">www.unhas.ac.id/rhiza/arsip/mystudents/&#8230;/Bab%204%20Sugianto.ppt</a><cite></cite></p>
<p><a href="http://maydina.multiply.com/journal/item/552">http://maydina.multiply.com/journal/item/552</a></p>
<p><a href="http://filsafat-ilmu.blogspot.com/2008/06/persamaan-dan-perbedaan-filsafat-dan.html">http://filsafat-ilmu.blogspot.com/2008/06/persamaan-dan-perbedaan-filsafat-dan.html</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/santriw4n.wordpress.com/268/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/santriw4n.wordpress.com/268/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/santriw4n.wordpress.com/268/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/santriw4n.wordpress.com/268/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/santriw4n.wordpress.com/268/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/santriw4n.wordpress.com/268/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/santriw4n.wordpress.com/268/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/santriw4n.wordpress.com/268/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/santriw4n.wordpress.com/268/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/santriw4n.wordpress.com/268/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/santriw4n.wordpress.com/268/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/santriw4n.wordpress.com/268/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/santriw4n.wordpress.com/268/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/santriw4n.wordpress.com/268/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santriw4n.wordpress.com&amp;blog=4419048&amp;post=268&amp;subd=santriw4n&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://santriw4n.wordpress.com/2010/02/23/pengertian-filsafat-dan-ilmu-pengetahuan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5ab31a2bbe4f761ac3d51b7c3311c216?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">santriw4n</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PEMBELAJARAN ABK(anak berkebutuhan khusus)</title>
		<link>http://santriw4n.wordpress.com/2010/02/23/pembelajaran-abkanak-berkebutuhan-khusus/</link>
		<comments>http://santriw4n.wordpress.com/2010/02/23/pembelajaran-abkanak-berkebutuhan-khusus/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Feb 2010 22:41:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>santriw4n</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[anak berkebutuhan khusus]]></category>
		<category><![CDATA[pembelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[pembelajaran abk]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://santriw4n.wordpress.com/?p=265</guid>
		<description><![CDATA[Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) adalah anak yang mengalami kelainan sedemikian rupa baik fisik, mental, sosial maupun kombinasi dari ketiga aspek tersebut, sehingga untuk mencapai potensi yang optimal ia memerlukan Pendidikan luar biasa(PLB). PLB merupakan pendidikan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pendidikan ABK. Adapun yang dirancang dalam PLB adalah kelas, program dan layanannya. Sehingga PLB dapat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santriw4n.wordpress.com&amp;blog=4419048&amp;post=265&amp;subd=santriw4n&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) adalah anak yang mengalami kelainan sedemikian rupa baik fisik, mental, sosial maupun kombinasi dari ketiga aspek tersebut, sehingga untuk mencapai potensi yang optimal ia memerlukan Pendidikan luar biasa(PLB).</p>
<p>PLB merupakan pendidikan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pendidikan ABK. Adapun yang dirancang dalam PLB adalah kelas, program dan layanannya. Sehingga PLB dapat diartikan juga sebagai Spesial kelas, program atau layanan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pendidikan Anak luar biasa.</p>
<p>ABK bisa memiliki masalah dalam sensorisnya, motoriknya, belajarnya, dan tingkahlakunya. Semua ini mengakibatkan terganggunya perkembangan fisik anak. Hal ini karena sebagian besar ABK mengalami hambatan dalam merespon rangsangan yang diberikan lingkungan untuk melakukan gerak, meniru gerak dan bahkan ada yang memang fisiknya terganggu sehingga ia tidak dapat melakukan gerakan yang terarah dengan benar.</p>
<p>Di satu sisi, Anak luar Biasa harus dapat mandiri, beradaptasi, dan bersaing dengan orang normal, di sisi lain ia tidak secara otomatis dapat melakukan aktivitas gerak. Secara tidak disadari akan berdampak kepada pengembangan dan peningkatan kemampuan fisik dan keterampilan geraknya. Pendidikan jasmani bagi ABK disamping untuk kesehatan juga harus mengandung pembetulan kelainan fisik.</p>
<p>Dengan uraian di atas maka jelas bahwa Pendidikan jasmani yang diadaptasi dan dimodifikas sesuai dengan kebutuhan, jenis kelainan dan tingkat kemampuan ABK merupakan salah satu factor yang sangat menentukan dalam keberhasilan Pendidikan bagi ABK. Keberhasilan ini akan terwujud baik pada PLB dalam bentuk kelas khusus, program khusus, maupun dalam bentuk layanan khusus di SD biasa maupun di tiap jenjang sekolah biasa lainnya.</p>
<p>Apa dan bagaimana pendidikan jasmani bagi ABK atau Pendidikan Jasmani adaptif secara sederhana akan diuraikan dibawah ini:</p>
<p><strong>1. Pengertian pendidikan jasmani adaptif</strong></p>
<p>Secara mendasar pendidikan jasmani adaptif adalah sama dengan pendidikan jasmani biasa. Pendidikan jasmani merupakan salah satu aspek dari seluruh proses pendidikan secara keseluruhan.</p>
<p>Pendidikan jasmani adaptif merupakan suatu sistem penyampaian layanan yang bersifat menyeluruh (comprehensif) dan dirancang untuk mengetahui, menemukan dan memecahkan masalah dalam ranah psikomotor.</p>
<p>Hampir semua jenis ketunaan ABK memiliki problim dalam ranah psikomotor. Masalah psikomotor sebagai akibat dari keterbatasan kemampuan sensomotorik, keterbatasan dalam kemampuan belajar. Sebagian ABK bermasalah dalam interaksi sosial dan tingkah laku. Dengan demikian dapat dipastikan bahwa peranan pendidikan jasmani bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) sangat besar dan akan mampu mengembangkan dan mengkoreksi kelainan dan keterbatasan tersebut.</p>
<p><strong>2. Ciri dari program pengajaran penjas Adaptif</strong></p>
<p>Sifat program pengajaran pendidikan jasmani adaptif memiliki ciri khusus yang menyebabkan nama pendidikan jasmani ditambah dengan kata adaptif. Adapun ciri tersebut adalah:</p>
<ol>
<li><strong><em>Program Pengajaran Penjas adaptif</em></strong> disesuiakan dengan jenis dan karakteristik kelainan siswa. Hal ini dimaksutkan untuk memberikan kesempatan kepada siswa yang berkelainan berpartisipasi dengan aman, sukses, dan memperoleh kepuasan. Misalnya bagi siswa yang memakai korsi roda satu tim dengan yang normal dalam bermain basket, ia akan dapat berpartisipasi dengan sukses dalam kegiatan tersebut bila aturan yang dikenakan kepada siswa yang berkorsi roda dimodifikasi. Demikian dengan kegiatan yang lainnya. Oleh karena itu pendidikan Jasmani adaptif akan dapat membantu dan menolong siswa memahami keterbatasan kemampuan jasmani dan mentalnya.</li>
<li><strong><em>Program Pengajaran Penjas adaptif</em></strong> harus dapat membantu dan mengkoreksi kelainan yang disandang oleh siswa. Kelainan pada Anak luar Biasa bisa terjadi pada kelainan fungsi postur, sikap tubuh dan pada mekanika tubuh. Untuk itu, program pengajaran pendidikan Jasmani adaptif harus dapat membantu siswa melindungi diri sendiri dari kondisi yang memperburuk keadaanya.</li>
<li><strong><em>Program Pengajaran Penjas adaptif</em></strong> harus dapat mengembangkan dan meningkatkan kemampuan jasmani individu ABK. Untuk itu pendidikan Jasmani adaptif mengacu pada suatu program kesegaran jasmani yang progressif, selalu berkembang dan atau latihan otot-otot besar. Dengan demikian tingkat perkembangan ABK akan dapat mendekati tingkat kemampuan teman sebayanya.</li>
</ol>
<p>Apabila program pendidikan jasmani adaptif dapat mewujudkan hal tersebut di atas. maka pendidikan jasmani adaptif dapat membantu siswa melakukan penyesuaian sosial dan mengembangkan perasaan siswa memiliki harga diri. Perasaan ini akan dapat membawa siswa berprilaku dan bersikap sebagai subjek bukan sebagai objek di lingkungannya.</p>
<p><strong>3. Tujuan pendidikan jasmani adaptif.</strong></p>
<p>Sebagaimana dijelaskan di atas betapa besar dan strategisnya peran pendidikan jasmani adaptif dalam mewujudkan tujuan pendidikan bagi ABK, maka Prof. Arma Abdoellah, M.Sc. dalam bukunya yang berjudul “Pendidikan Jasmani Adaptif” memerinci tujuan pendidikan Jasmani adaptif bagi ABK sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Untuk menolong siswa mengkoreksi kondisi yang dapat diperbaiki.</li>
<li>Untuk membantu siswa melindungi diri sendiri dari kondisi apapun yang memperburuk keadaannya melalui Penjas tertentu.</li>
<li>Untuk memberikan kesempatan pada siswa mempelajari dan berpartisipasi dalam sejumlah macam olah raga dan aktivitas jasmani, waktu luang yang bersifat rekreasi.</li>
<li>Untuk menolong siswa memahami keterbatasan kemampuan jasmani dan mentalnya.</li>
<li>Untuk membantu siswa melakukan penyesuaian social dan mengembangkan perasaan memiliki harga diri.</li>
<li>Untuk membantu siswa dalam mengembangkan pengetahuan dan appresiasi terhadap mekanika tubuh yang baik.</li>
<li>Untuk menolong siswa memahami dan menghargai macam olah raga yang dapat diminatinya sebagai penonton.</li>
</ol>
<p><strong>4. Modifikasi dalam pendidikan jasmani adaptif</strong></p>
<p>Bila kita lihat masalah dari kelainannya, jenis Anak Berkebutuhan Khusus dikelompokkan menjadi:</p>
<p>a. ABK yang memiliki masalah dalam sensoris<br />
b. ABK yang memiliki masalah dalam gerak dan motoriknya<br />
c. ABK yang memiliki masalah dalam belajar<br />
d. ABK yang memiliki masalah dalam tingkah lakunya</p>
<p>Dari masalah yang disandang dan karakteristik setiap jenis ABK maka menuntut adanya penyesuaian dan modifikasi dalam pengajaran Pendidikan Jasmani bagi ABK.</p>
<p>Penyesuaian dan modifikasi dari pengajaran penjas bagi ABK dapat terjadi pada:</p>
<p>a. Modifikasi aturan main dari aktifitas pendidikan jasmani.<br />
b. Modifikasi keterampilan dan tehniknya .<br />
c. Modifikasi tehnik mengajarnya.<br />
d. Modifikasi lingkungannya termasuk ruang, fasilitas dan peralatannya</p>
<p>Seorang ABK yang satu dengan yang lain, kebutuhan aspek yang dimodifikasi tidak sama. ABK yang satu mungkin membutuhkan modifikasi tempat dan arena bermainnya. ABK yang lain mungkin membutuhkan modifikasi alat yang dipakai dalam kegiatan tersebut. Tetapi mungkin yang lain lagi disamping membutuhkan modifikasi area bermainnya juga butuh modifikasi alat dan aturan mainnya. Demikian pula seterusnya, tergatung dari jenis masalah, tingkat kemampuan dan karakteristik dan kebutuhan pengajaran dari setiap jenis ABK.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/santriw4n.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/santriw4n.wordpress.com/265/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/santriw4n.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/santriw4n.wordpress.com/265/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/santriw4n.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/santriw4n.wordpress.com/265/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/santriw4n.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/santriw4n.wordpress.com/265/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/santriw4n.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/santriw4n.wordpress.com/265/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/santriw4n.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/santriw4n.wordpress.com/265/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/santriw4n.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/santriw4n.wordpress.com/265/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santriw4n.wordpress.com&amp;blog=4419048&amp;post=265&amp;subd=santriw4n&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://santriw4n.wordpress.com/2010/02/23/pembelajaran-abkanak-berkebutuhan-khusus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5ab31a2bbe4f761ac3d51b7c3311c216?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">santriw4n</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>GAYA BELAJAR VISUAL, AUDIOTORIAL, KINESTETIK</title>
		<link>http://santriw4n.wordpress.com/2010/02/23/gaya-belajar-visual-audiotorial-kinestetik/</link>
		<comments>http://santriw4n.wordpress.com/2010/02/23/gaya-belajar-visual-audiotorial-kinestetik/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Feb 2010 22:21:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>santriw4n</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[auditorial]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[Gaya belajar]]></category>
		<category><![CDATA[kinestetik]]></category>
		<category><![CDATA[visual]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://santriw4n.wordpress.com/?p=263</guid>
		<description><![CDATA[GAYA BELAJAR VISUAL, AUDIOTORIAL, KINESTETIK Selain gaya belajar yang dikemukakan oleh Anthony Gregore di atas ada juga gaya belajar yang lain. Dalam buku Quantum Learning dipaparkan 3 modalitas belajar seseorang yaitu : “modalitas visual, auditori atau kinestetik (V-A-K). Walaupun masing_ masing  dari kita belajar dengan menggunakan ketiga molalitas ini pada tahapan tertentu, kebanyakan orang lebih [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santriw4n.wordpress.com&amp;blog=4419048&amp;post=263&amp;subd=santriw4n&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2>GAYA BELAJAR VISUAL, AUDIOTORIAL, KINESTETIK</h2>
<p>Selain gaya belajar yang dikemukakan oleh <strong>Anthony Gregore</strong> di atas ada juga gaya belajar yang lain.</p>
<p>Dalam buku Quantum Learning dipaparkan 3 modalitas belajar seseorang yaitu : <em>“modalitas visual, auditori atau kinestetik (V-A-K). Walaupun masing<sup>_ </sup>masing  dari kita belajar dengan menggunakan ketiga molalitas ini pada tahapan tertentu, kebanyakan orang lebih cenderung pada salah satu di antara ketiganya”</em>.<br />
<strong>1. Visual (belajar dengan cara melihat)</strong></p>
<p>Bagi siswa yang bergaya belajar visual, yang memegang peranan penting adalah mata / penglihatan ( visual ), dalam hal ini metode pengajaran yang digunakan guru sebaiknya lebih banyak / dititikberatkan pada peragaan / media, ajak mereka ke obyek-obyek yang berkaitan dengan pelajaran tersebut, atau dengan cara menunjukkan alat peraganya langsung pada siswa atau menggambarkannya di papan tulis. Anak yang mempunyai gaya belajar visual harus melihat bahasa tubuh dan ekspresi muka gurunya untuk mengerti materi pelajaran. Mereka cenderung untuk duduk di depan agar dapat melihat dengan jelas. Mereka berpikir menggunakan gambar-gambar di otak mereka dan belajar lebih cepat dengan menggunakan tampilan-tampilan visual, seperti diagram, buku pelajaran bergambar, dan video. Di dalam kelas, anak visual lebih suka mencatat sampai detil-detilnya untuk mendapatkan informasi.<br />
Ciri-ciri gaya belajar visual :</p>
<ul>
<li> Bicara agak cepat</li>
<li> Mementingkan penampilan dalam berpakaian/presentasi</li>
<li> Tidak mudah terganggu oleh keributan</li>
<li> Mengingat yang dilihat, dari pada yang didengar</li>
<li> Lebih suka membaca dari pada dibacakan</li>
<li> Pembaca cepat dan tekun</li>
<li> Seringkali mengetahui apa yang harus dikatakan, tapi tidak pandai memilih kata-kata</li>
<li> Lebih suka melakukan demonstrasi dari pada pidato</li>
<li> Lebih suka musik dari pada seni</li>
<li> Mempunyai masalah untuk mengingat instruksi verbal kecuali jika ditulis, dan seringkali minta bantuan orang untuk mengulanginya.</li>
</ul>
<p>Strategi untuk mempermudah proses belajar anak visual :</p>
<ul>
<li>Gunakan materi visual seperti, gambar-gambar, diagram dan peta.</li>
<li>Gunakan warna untuk menghilite hal-hal penting.</li>
<li>Ajak anak untuk membaca buku-buku berilustrasi.</li>
<li>Gunakan multi-media (contohnya: komputer dan video).</li>
<li>Ajak anak untuk mencoba mengilustrasikan ide-idenya ke dalam gambar.</li>
</ul>
<p><strong>2. Auditori (belajar dengan cara mendengar)</strong></p>
<p>Siswa yang bertipe auditori mengandalkan kesuksesan belajarnya melalui telinga ( alat pendengarannya ), untuk itu maka guru sebaiknya harus memperhatikan siswanya hingga ke alat pendengarannya. Anak yang mempunyai gaya belajar auditori dapat belajar lebih cepat dengan menggunakan diskusi verbal dan mendengarkan apa yang guru katakan. Anak auditori dapat mencerna makna yang disampaikan melalui tone suara, pitch (tinggi rendahnya), kecepatan berbicara dan hal-hal auditori lainnya. Informasi tertulis terkadang mempunyai makna yang minim bagi anak auditori mendengarkannya. Anak-anak seperi ini biasanya dapat menghafal lebih cepat dengan membaca teks dengan keras dan mendengarkan kaset.</p>
<p>Ciri-ciri gaya belajar auditori :</p>
<ul>
<li> Saat bekerja suka bicaa kepada diri sendiri</li>
<li> Penampilan rapi</li>
<li> Mudah terganggu oleh keributan</li>
<li> Belajar dengan mendengarkan dan mengingat apa yang didiskusikan dari pada yang dilihat</li>
<li> Senang membaca dengan keras dan mendengarkan</li>
<li> Menggerakkan bibir mereka dan mengucapkan tulisan di buku ketika membaca</li>
<li> Biasanya ia pembicara yang fasih</li>
<li> Lebih pandai mengeja dengan keras daripada menuliskannya</li>
<li> Lebih suka gurauan lisan daripada membaca komik</li>
<li> Mempunyai masalah dengan pekerjaan-pekerjaan yang melibatkan Visual</li>
<li> Berbicara dalam irama yang terpola</li>
<li> Dapat mengulangi kembali dan menirukan nada, berirama dan warna suara</li>
</ul>
<p>Strategi untuk mempermudah proses belajar anak auditori :</p>
<ul>
<li>Ajak anak untuk ikut berpartisipasi dalam diskusi baik di dalam kelas maupun di dalam keluarga.</li>
<li>Dorong anak untuk membaca materi pelajaran dengan keras.</li>
<li>Gunakan musik untuk mengajarkan anak.</li>
<li>Diskusikan ide dengan anak secara verbal.</li>
<li>Biarkan anak merekam materi pelajarannya ke dalam kaset dan dorong dia untuk mendengarkannya sebelum tidur.</li>
<li>Kinestetik (belajar dengan cara bergerak, bekerja dan menyentuh)</li>
</ul>
<p>Anak yang mempunyai gaya belajar kinestetik belajar melalui bergerak, menyentuh, dan melakukan. Anak seperti ini sulit untuk duduk diam berjam-jam karena keinginan mereka untuk beraktifitas dan eksplorasi sangatlah kuat. Siswa yang bergaya belajar ini belajarnya melalui gerak dan sentuhan.<br />
Ciri-ciri gaya belajar kinestetik :</p>
<ul>
<li> Berbicara perlahan</li>
<li> Penampilan rapi</li>
<li> Tidak terlalu mudah terganggu dengan situasi keributan</li>
<li> Belajar melalui memanipulasi dan praktek</li>
<li> Menghafal dengan cara berjalan dan melihat</li>
<li> Menggunakan jari sebagai petunjuk ketika membaca</li>
<li> Merasa kesulitan untuk menulis tetapi hebat dalam bercerita</li>
<li> Menyukai buku-buku dan mereka mencerminkan aksi dengan gerakan tubuh saat membaca</li>
<li> Menyukai permainan yang menyibukkan</li>
<li> Tidak dapat mengingat geografi, kecuali jika mereka memang pernah berada di tempat itu</li>
<li> Menyentuh orang untuk mendapatkan perhatian mereka Menggunakan kata-kata yang mengandung aksi</li>
</ul>
<p>Strategi untuk mempermudah proses belajar anak kinestetik:</p>
<ul>
<li>Jangan paksakan anak untuk belajar sampai berjam-jam.</li>
<li>Ajak anak untuk belajar sambil mengeksplorasi lingkungannya (contohnya: ajak dia baca sambil bersepeda, gunakan obyek sesungguhnya untuk belajar konsep baru).</li>
<li>Izinkan anak untuk mengunyah permen karet pada saat belajar.</li>
<li>Gunakan warna terang untuk menghilite hal-hal penting dalam bacaan.</li>
<li>Izinkan anak untuk belajar sambil mendengarkan musik.</li>
</ul>
<p>Gaya belajar dapat menentukan prestasi belajar anak. Jika diberikan strategi yang sesuai dengan gaya belajarnya, anak dapat berkembang dengan lebih baik. Gaya belajar otomatis tergantung dari orang yang belajar. Artinya, setiap orang mempunyai gaya belajar yang berbeda-beda.</p>
<p>Gaya belajar lain yang juga unik adalah yang disebut <em>Tactual Learners</em> atau kita harus menyentuh sesuatu yang memberikan informasi tertentu agar kita bisa mengingatnya. Tentu saja, ada beberapa karekteristik model belajar seperti ini yang tak semua orang bisa melakukannya. Pertama adalah menempatkan tangan sebagai alat penerima informasi utama agar kita bisa terus mengingatnya. Kedua, hanya dengan memegang kita bisa menyerap informasinya tanpa harus membaca penjelasannya. Karakter ketiga adalah kita termasuk orang yang tidak bisa/tahan duduk terlalu lama untuk mendengarkan pelajaran. Keempat, kita merasa bisa belajar lebih baik bila disertai dengan kegiatan fisik. Karakter terakhir, orang-orang yang memiliki gaya belajar ini memiliki kemampuan mengkoordinasikan sebuah tim dan kemampuan mengendalikan gerak tubuh <em>(athletic ability).</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/santriw4n.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/santriw4n.wordpress.com/263/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/santriw4n.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/santriw4n.wordpress.com/263/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/santriw4n.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/santriw4n.wordpress.com/263/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/santriw4n.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/santriw4n.wordpress.com/263/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/santriw4n.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/santriw4n.wordpress.com/263/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/santriw4n.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/santriw4n.wordpress.com/263/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/santriw4n.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/santriw4n.wordpress.com/263/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santriw4n.wordpress.com&amp;blog=4419048&amp;post=263&amp;subd=santriw4n&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://santriw4n.wordpress.com/2010/02/23/gaya-belajar-visual-audiotorial-kinestetik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5ab31a2bbe4f761ac3d51b7c3311c216?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">santriw4n</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Judul Skripsi Penjas</title>
		<link>http://santriw4n.wordpress.com/2009/11/26/judul-skripsi-penjas/</link>
		<comments>http://santriw4n.wordpress.com/2009/11/26/judul-skripsi-penjas/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Nov 2009 11:42:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>santriw4n</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[contoh skripsi]]></category>
		<category><![CDATA[Judul Skripsi]]></category>
		<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan jasmani]]></category>
		<category><![CDATA[Penjas]]></category>
		<category><![CDATA[Skripsi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://santriw4n.wordpress.com/?p=260</guid>
		<description><![CDATA[Contoh-contoh judul skripsi Pendidikan Jasmani dan Olahraga yang sudah ada antara lain: KUALITATIF STUDI TENTANG PENCAK DOR DI DESA SELOKAJANG, KEC. SRENGAT KAB. BLITAR STUDI KASUS TENTANG PEMBINAAN ATLET PELATNAS INDONESIA PERISAI DIRI DALAM KAITANNYA DENGAN IPSI (SUHARTA; 1995) PERBANDINGAN PERKEMBANGAN GERAK LOKOMOTOR ANTARA SISWA SD DAERAH PESISIR DAN SISWA DAERAH PEGUNUNGAN PENGEMBANGAN PENGEMBANGAN BUKU [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santriw4n.wordpress.com&amp;blog=4419048&amp;post=260&amp;subd=santriw4n&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Contoh-contoh judul skripsi Pendidikan Jasmani dan Olahraga yang sudah ada antara lain:</p>
<h3>KUALITATIF</h3>
<ul>
<li>STUDI TENTANG PENCAK DOR DI DESA SELOKAJANG, KEC. SRENGAT KAB. BLITAR</li>
<li>STUDI KASUS TENTANG PEMBINAAN ATLET PELATNAS INDONESIA PERISAI DIRI DALAM KAITANNYA DENGAN IPSI (SUHARTA; 1995)</li>
<li>PERBANDINGAN PERKEMBANGAN GERAK LOKOMOTOR ANTARA SISWA SD DAERAH PESISIR DAN SISWA DAERAH PEGUNUNGAN</li>
</ul>
<h3>PENGEMBANGAN</h3>
<ul>
<li>PENGEMBANGAN BUKU TEKS PENDIDIKAN JASMANI UNTUK SISWA KELAS III SD (EKO F., 2005)</li>
<li>PENGEMBANGAN SENAM JUDO AEROBIK MENGGUNAKAN MEDIA VCD (AMEL, 2004)</li>
<li>PENGEMBANGAN BOLABASKET LAPANGAN RUMPUT  (DWI UTARI, 2003)</li>
<li>PENGEMBANGAN BOLATANGAN GAWANG KERANJANG (BAHRUL ULUM, 2004)</li>
<li>PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BOLAVOLI UNTUK SISWA SMP NEGERI SE KOTA MALANG (DENOK, 2004)</li>
</ul>
<h3>KORELASIONAL</h3>
<ul>
<li>HUBUNGAN ANTARA HB DAN VO2 MAX DENGAN KECEPATAN PULIH ASAL SETELAH AKTIVITAS AEROBIK</li>
<li>HUBUNGAN ANTARA KELENTUKAN TOGOK, KEKUATAN OTOT LENGAN DAN ASPEK KOGNITIF DENGAN KECEPATAN RENANG 200 METER GAYA KUPU-KUPU</li>
<li>HUBUNGAN ANTARA KAPASITAS VITAL PARU DENGAN KECEPATAN RECOVERY</li>
<li>HUBUNGAN ANTARA KAPASITAS AEROBIK MAKSIMAL (VO2 MAX) DAN PRESTASI AKADEMIK SISWA SDN I SEMEN KELAS IV-VI PUTRA</li>
<li>PERBEDAAN TINGKAT KESEGARAN JASMANI ANTARA MAHASISWA PUTRA ANTARA MAHASISWA PRODI IK DAN PJKR ANGKATAN 2001</li>
</ul>
<h3>EKSPERIMEN</h3>
<ul>
<li>PENGARUH LATIHAN BOLAVOLI GANDU TERHADAP KELINCAHAN DAN KECEPATAN PADA SISWA SD KEMANTREN I</li>
<li>PENGARUH LATIHAN AEROBIK DAN ANAEROBIK TERHADAP JUMLAH SIRKULASI LEUKOSIT PADA TIKUS PUTIH</li>
<li>PENGARUH LATIHAN TERATUR DAN TIDAK TERATUR TERHADAP TRIGLISERIDA PADA TIKUS PUTIH</li>
</ul>
<h3>SURVEY/DESKRIPTIF</h3>
<ul>
<li>STUDI TETANG SARANA UKS DI SLTP SEKECAMATAN TUMPANG</li>
<li>STUDI TETANG SARANA &amp; PRASARANA PENJASKES DI SMU NEGERI SE KOTA MALANG</li>
<li>SURVEY TINGKAT KESEGARAN JASMANI DI TC BULUTANGKIS PELATCAB KOTA MALANG</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/santriw4n.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/santriw4n.wordpress.com/260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/santriw4n.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/santriw4n.wordpress.com/260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/santriw4n.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/santriw4n.wordpress.com/260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/santriw4n.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/santriw4n.wordpress.com/260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/santriw4n.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/santriw4n.wordpress.com/260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/santriw4n.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/santriw4n.wordpress.com/260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/santriw4n.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/santriw4n.wordpress.com/260/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santriw4n.wordpress.com&amp;blog=4419048&amp;post=260&amp;subd=santriw4n&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://santriw4n.wordpress.com/2009/11/26/judul-skripsi-penjas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>26</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5ab31a2bbe4f761ac3d51b7c3311c216?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">santriw4n</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tips Tampan dan Cantik di Sisi ALLAH SWT</title>
		<link>http://santriw4n.wordpress.com/2009/11/25/tips-tampan-dan-cantik-di-sisi-allah-swt/</link>
		<comments>http://santriw4n.wordpress.com/2009/11/25/tips-tampan-dan-cantik-di-sisi-allah-swt/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Nov 2009 00:45:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>santriw4n</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Allah]]></category>
		<category><![CDATA[cantik]]></category>
		<category><![CDATA[tampan]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[tips tampan dan cantik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://santriw4n.wordpress.com/?p=257</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Kecantikan dan ketampanan seseorang tidaklah berarti apa-apa dibandingkan dengan kemuliaan akhlak dan perilakunya&#8221; Wahai para saudaraQ jangan tertipu dengan penampilan lahir yang semu. Jiwa dan batin yang baik haruslah diutamakan daripada tampil baik dan menarik secara lahir. Tips agar tampil menarik lahir dan batin: Agar wajah selalu segar, berseri-seri, tampan, dan cantik. Bersihkan wajah minimal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santriw4n.wordpress.com&amp;blog=4419048&amp;post=257&amp;subd=santriw4n&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#000000;"><em>&#8220;Kecantikan dan ketampanan seseorang tidaklah berarti apa-apa dibandingkan dengan kemuliaan akhlak dan perilakunya&#8221;</em></span></p>
<p><span style="color:#000000;">Wahai para saudaraQ jangan tertipu dengan penampilan lahir yang semu. Jiwa dan batin yang baik haruslah diutamakan daripada tampil baik dan menarik secara lahir.</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Tips agar tampil menarik lahir dan batin:</span></p>
<ul>
<li><span style="color:#000000;">Agar wajah selalu segar, berseri-seri, tampan, dan cantik.</span></li>
</ul>
<p style="padding-left:60px;"><span style="color:#000000;">Bersihkan wajah minimal 5 kali dengan berwudhu dan baca do&#8217;a setelah berwudhu. Air wudhu jangan langsung dikeringkan dengan handuk, biarkan menetes hingga kering. Lalu ambil sajadah, sholat, berdzikir, dan berdo&#8217;a.“Pangkal segala hal adalah Islam. Sedangkan tiangnya adalah sholat, dan puncaknya adalah berjuang di jalan Allah.” (HR. Tirmizi, dari Mu’az bin Jabal. Ia berkata, “Hadits ini adalah hasan sahih.”)</span></p>
<ul>
<li><span style="color:#000000;">Agar tidak mudah stress.</span></li>
</ul>
<p style="padding-left:60px;"><span style="color:#000000;">Perbanyak olahraga tetapi jangan terlalu berlebih. Selain itu perbanyak sholat diluar sholat wajib 5 waktu. Dengan sholat, kita menggerakkan seluruh anggota tubuh, sehingga gerakan-gerakan sholat itu sudah merupakan bagian dari olahraga. Lalu sering2lah berkonsultasi dengan Allah SWT perbanyak dzikir dan do&#8217;a.</span></p>
<ul>
<li><span style="color:#000000;">Agar awet muda.</span></li>
</ul>
<p style="padding-left:60px;"><span style="color:#000000;">Perbanyak senyuman. Tidak hanya bibir tapi juga hati. Semakin banyak senyum maka wajah akan semakin tampak cerah dan awet muda, sebaliknya kalau banyak cemberut (merengut) wajah akan tampak kusam dan cepat tua.</span></p>
<ul>
<li><span style="color:#000000;">Agar mempunyai bibir yang indah.</span></li>
</ul>
<p style="padding-left:60px;"><span style="color:#000000;">Gunakan bibir untuk mengucapkan kalimat-kalimat Allah. Jangan gunakan bibir untuk berbohong atau menyakiti hati orang lain, tidak menyombongkan diri atau takabbur, seta mengumbar kata-kata kotor yang tidak bermakna dan tidak berguna.</span></p>
<ul>
<li><span style="color:#000000;">Agar tubuh langsing, singset dan mulus.</span></li>
</ul>
<p style="padding-left:60px;"><span style="color:#000000;">Jaga kondisi tubuh dengan berpuasa seminggu 2 kali, senin dan kamis. Jika kuat, lebih bagus lagi puasa Nabi Daud As satu hari puasa, satu hari tidak. Makanlah makanan yang halal, perbanyak sayuran, buah-buahan dan air putih.</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Ingin sehat&#8230;??baca di <a href="http://santriw4n.wordpress.com/2009/11/14/tips-hidup-sehat/" target="_self"><span style="color:#000080;"><strong><span style="text-decoration:underline;">Hidup Sehat Dengan 7 Tips</span></strong></span></a></span></p>
<p><span style="color:#000000;">Sumber:</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Majalah Media Ummat edisi 38 hal.21</span></p>
<p><span style="color:#000000;">http://alqiyamah.wordpress.com/2008/12/05/kewajiban-sholat/</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/santriw4n.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/santriw4n.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/santriw4n.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/santriw4n.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/santriw4n.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/santriw4n.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/santriw4n.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/santriw4n.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/santriw4n.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/santriw4n.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/santriw4n.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/santriw4n.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/santriw4n.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/santriw4n.wordpress.com/257/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santriw4n.wordpress.com&amp;blog=4419048&amp;post=257&amp;subd=santriw4n&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://santriw4n.wordpress.com/2009/11/25/tips-tampan-dan-cantik-di-sisi-allah-swt/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5ab31a2bbe4f761ac3d51b7c3311c216?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">santriw4n</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SISTEMATIKA PENULISAN PROPOSAL SKRIPSI</title>
		<link>http://santriw4n.wordpress.com/2009/11/22/sistematika-penulisan-proposal-skripsi/</link>
		<comments>http://santriw4n.wordpress.com/2009/11/22/sistematika-penulisan-proposal-skripsi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Nov 2009 05:41:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>santriw4n</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[penulisan]]></category>
		<category><![CDATA[proposal skripsi]]></category>
		<category><![CDATA[sistematika]]></category>
		<category><![CDATA[Skripsi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://santriw4n.wordpress.com/?p=253</guid>
		<description><![CDATA[SISTEMATIKA PENULISAN PROPOSAL SKRIPSI 1. Judul : ………………………………………………………………………………… (isikan dengan judul penelitian) 2. Latar Belakang Masalah Penelitian dilakukan untuk menjawab keingintahuan peneliti untuk mengungkapkan suatu gejala/konsep/dugaan atau menerapkannya untuk suatu tujuan. Kemukakan hal-hal yang mendorong atau argumentasi pentingnya dilakukan penelitian. Uraikan proses dalam mengidentifikasikan masalah penelitian. 3. Perumusan Masalah Rumuskan dengan jelas permasalahan yang ingin [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santriw4n.wordpress.com&amp;blog=4419048&amp;post=253&amp;subd=santriw4n&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SISTEMATIKA PENULISAN PROPOSAL SKRIPSI</strong></p>
<p><strong>1. </strong><strong>Judul</strong> : ………………………………………………………………………………… (isikan dengan judul penelitian)</p>
<p><strong>2. </strong><strong>Latar Belakang Masalah</strong></p>
<p style="padding-left:30px;">Penelitian dilakukan untuk menjawab keingintahuan peneliti untuk mengungkapkan suatu gejala/konsep/dugaan atau menerapkannya untuk suatu tujuan. Kemukakan hal-hal yang mendorong atau argumentasi pentingnya dilakukan penelitian. Uraikan proses dalam mengidentifikasikan masalah penelitian.</p>
<p><strong>3. Perumusan Masalah</strong></p>
<p style="padding-left:30px;">Rumuskan dengan jelas permasalahan yang ingin diteliti. Uraikan pendekatan dan konsep untuk menjawab masalah yang diteliti, hipotesis yang akan diuji atau dugaan yang akan dibuktikan. Uraian perumusan masalah tidak harus dalam bentuk kalimat tanya.</p>
<p><strong>4. Batasan Masalah</strong></p>
<p style="padding-left:30px;">Jelaskan definisi, asumsi, dan lingkup yang menjadi batasan penelitian.</p>
<p><strong>5. Landasan Teori / Tinjauan Pustaka</strong></p>
<p style="padding-left:30px;">Usahakan pustaka terbaru, relevan, dan asli dari jurnal ilmiah. Uraikan dengan jelas kajian pustaka yang menimbulkan gagasan dan mendasari penelitian yang akan dilakukan. Tinjauan Pustaka menguraikan teori, temuan, dan bahan penelitian lain yang diperoleh dari acuan, yang dijadikan landasan untuk melakukan penelitian yang diusulkan. Uraian dalam Tinjauan Pustaka menjadi landasan untuk menyusun kerangka atau konsep yang akan digunakan dalam penelitian. Tinjauan Pustaka mengacu pada Daftar Pustaka.</p>
<p><strong>6. Tujuan Penelitian</strong></p>
<p style="padding-left:30px;">Berikan pernyataan singkat mengenai tujuan penelitian. Penelitian dapat bertujuan menjajaki, menguraikan, menerangkan, membuktikan atau menerapkan suatu gejala, konsep atau dugaan, membuat suatu prototipe, atau mengembangkan suatu sistem.</p>
<p><strong>7. Manfaat Penelitian</strong></p>
<p style="padding-left:30px;">Sebutkan manfaat hasil penelitian pada pengembangan ipteks, pembangunan, dan/atau kelembagaan.</p>
<p><strong>8. Metode Penelitian</strong></p>
<p style="padding-left:30px;">Uraikan metode yang digunakan dalam penelitian secara rinci. Uraian dapat meliputi peubah dalam penelitian, model yang digunakan, rancangan penelitian, teknik pengumpulan data dan analisis data, cara penafsiran dan penyimpulan hasil penelitian. Untuk penelitian yang menggunakan metode kualitatif, dapat dijelaskan pendekatan yang digunakan, proses pengumpulan dan analisis informasi, proses penafsiran, dan penyimpulan hasil penelitian.</p>
<p><strong>9. Sistematika Penulisan Laporan</strong></p>
<p style="padding-left:30px;">Tuliskan sistematika laporan skripsi yang akan disusun sesuai dengan format yang ditetapkan di Institusi / Lembaga.</p>
<p><strong>10. Jadwal Pelaksanaan Penelitian</strong></p>
<p style="padding-left:30px;">Buatlah jadwal kegiatan penelitian yang meliputi kegiatan persiapan, pelaksanaan dan penyusunan laporan penelitian dalam bentuk bar-chart. Jadwal pelaksanaan mengacu pada Metode Penelitian.</p>
<p><strong>11. Daftar Pustaka</strong></p>
<p style="padding-left:30px;">Gunakan sistem nama dan tahun, dengan urutan abjad nama pengarang, tahun, judul tulisan/buku, kota, dan nama jurnal atau penerbit.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Link untuk ke:</p>
<p><a href="http://santriw4n.wordpress.com/2009/11/08/sistematika-laporan-skripsi/">SISTEMATIKA PENULISAN PROPOSAL SKRIPSI</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/santriw4n.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/santriw4n.wordpress.com/253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/santriw4n.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/santriw4n.wordpress.com/253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/santriw4n.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/santriw4n.wordpress.com/253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/santriw4n.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/santriw4n.wordpress.com/253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/santriw4n.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/santriw4n.wordpress.com/253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/santriw4n.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/santriw4n.wordpress.com/253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/santriw4n.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/santriw4n.wordpress.com/253/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santriw4n.wordpress.com&amp;blog=4419048&amp;post=253&amp;subd=santriw4n&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://santriw4n.wordpress.com/2009/11/22/sistematika-penulisan-proposal-skripsi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5ab31a2bbe4f761ac3d51b7c3311c216?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">santriw4n</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Arti Nama Bulan dalam Tahun Hijriyah dan Masehi</title>
		<link>http://santriw4n.wordpress.com/2009/11/22/arti-nama-bulan-dalam-tahun-hijriyah-dan-masehi/</link>
		<comments>http://santriw4n.wordpress.com/2009/11/22/arti-nama-bulan-dalam-tahun-hijriyah-dan-masehi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Nov 2009 05:18:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>santriw4n</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Islam]]></category>
		<category><![CDATA[arti nama bulan]]></category>
		<category><![CDATA[kalender islam]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun Hijriyah]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun Masehi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://santriw4n.wordpress.com/?p=249</guid>
		<description><![CDATA[Berdasarkan beberapa artikel yang saya dapat tahun pertama dalam kalender Islam atau Hijriyah adalah pada masa hijrahnya Rasulullah SAW Kalender hijriyah sebenarnya telah lama ada sebelum diutusnya Rasulullah saw. sebagai nabi dan rasul. Adapun Khalifah Umar bin Khattab r.a. hanya menetapkan hitungan tahunnya saja. Sebelumnya, orang arab pra kerasulan Rasulullah Muhammad SAW telah menggunakan bulan-bulan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santriw4n.wordpress.com&amp;blog=4419048&amp;post=249&amp;subd=santriw4n&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#000000;">Berdasarkan beberapa artikel yang saya dapat tahun pertama dalam kalender Islam atau Hijriyah adalah pada masa hijrahnya Rasulullah SAW Kalender hijriyah sebenarnya telah lama ada sebelum diutusnya Rasulullah saw. sebagai nabi dan rasul. Adapun Khalifah Umar bin Khattab r.a. hanya menetapkan hitungan tahunnya saja.</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Sebelumnya, orang arab pra kerasulan Rasulullah Muhammad SAW telah menggunakan bulan-bulan dalam kalender hijriyah ini. Hanya saja mereka tidak menetapkan ini tahun berapa, tetapi tahun apa. Misalnya saja kita mengetahui bahwa kelahiran Rasulullah SAW adalah di tahun gajah.</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Abu Musa Al-Asyári sebagai salah satu gubernur di zaman Khalifah Umar r.a. menulis surat kepada Amirul Mukminin yang isinya menanyakan surat-surat dari khalifah yang tidak ada tahunnya, hanya tanggal dan bulan saja, sehingga membingungkan.</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Khalifah Umar r.a. lalu mengumpulkan beberapa sahabat senior waktu itu. Mereka adalah Utsman bin Affan r.a., Ali bin Abi Thalib r.a., Abdurrahman bin Auf r.a., Sa’ad bin Abi Waqqas r.a., Zubair bin Awwam r.a., dan Thalhan bin Ubaidillah r.a.</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Mereka bermusyawarah mengenai kalender Islam. Ada yang mengusulkan berdasarkan milad Rasulullah saw. Ada juga yang mengusulkan berdasarkan pengankatan Muhammad saw. menjadi Rasul. Dan yang diterima adalah usul dari Ali bin Abi Thalib r.a. yaitu berdasarkan momentum hijrah Rasulullah SAW dari Makkah ke Yatstrib (Madinah).</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Maka semuanya setuju dengan usulan Ali r.a. dan ditetapkan bahwa tahun pertama dalam kalender Islam adalah pada masa hijrahnya Rasulullah SAW.</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Sedangkan nama-nama bulan dalam kalender hijriyah ini diambil dari nama-nama bulan yang telah ada dan berlaku di masa itu di bangsa Arab.</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Orang Arab memberi nama bulan-bulan mereka dengan melihat keadaan alam dan masyarakat pada masa-masa tertentu sepanjang tahun. Misalnya bulan Ramadhan, dinamai demikian karena pada bulan Ramadhan waktu itu udara sangat panas seperti membakar kulit rasanya.</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Lengkapnya, inilah <strong>Nama-nama Bulan Dalam Kalender Hijriyah dan artinya</strong>.</span></p>
<ul>
<li><span style="color:#000000;"><strong>Muharram</strong> (yang diharamkan atau yang menjadi pantangan)</span></li>
</ul>
<p style="padding-left:60px;"><span style="color:#000000;">Penamaan Muharram, sebab pada bulan itu dilarang menumpahkan darah atau berperang. Larangan tesebut berlaku sampai masa awal Islam.</span></p>
<ul>
<li><span style="color:#000000;"><strong>Shafar</strong> (kosong) </span></li>
</ul>
<p style="padding-left:60px;"><span style="color:#000000;">Penamaan Shafar, karena pada bulan itu semua orang laki-laki Arab dahulu pergi meninggalkan rumah untuk merantau, berniaga dan berperang, sehingga pemukiman mereka kosong dari orang laki-laki.</span></p>
<ul>
<li><span style="color:#000000;"><strong>Rabiu’ul Awal</strong> (rabi’ artinya menetap dan awal artinya pertama)</span></li>
</ul>
<p style="padding-left:60px;"><span style="color:#000000;">Maksudnya masa kembalinya kaum laki-laki yang telah meninggalkan rumah atau merantau. Jadi awal menetapnya kaum laki-laki di rumah. Pada bulan ini banyak peristiwa bersejarah bagi umat Islam, antara lain: Nabi Muhammad Saw lahir, diangkat menjadi Rasul, melakukan hijrah, dan wafat pada bulan ini juga.<span id="more-249"></span></span></p>
<ul>
<li><span style="color:#000000;"><strong>Rabi’ul Akhir</strong> (masa menetapnya kaum laki-laki untuk terakhir atau penghabisan)</span></li>
</ul>
<ul>
<li><span style="color:#000000;"><strong>Jumadil Awal</strong> (jumadi artinya kering dan awal artinya pertama)</span></li>
</ul>
<p style="padding-left:60px;"><span style="color:#000000;">Penamaan Jumadil Awal, karena bulan mi merupakan awal musim kemarau, di mana mulai terjadi kekeringan.</span></p>
<ul>
<li><span style="color:#000000;"><strong>Jumadil Akhir</strong> (musim kemarau yang penghabisan)</span></li>
</ul>
<ul>
<li><span style="color:#000000;"><strong>Rajab</strong> (mulia)<br />
</span></li>
</ul>
<p style="padding-left:60px;"><span style="color:#000000;">Penamaan Rajab, karena bangsa Arab tempo dulu sangat memuliakan bulan ini, antara lain dengan melarang berperang.</span></p>
<ul>
<li><span style="color:#000000;"><strong>Sya’ban</strong> (berkelompok)</span></li>
</ul>
<p style="padding-left:60px;"><span style="color:#000000;">Penamaan Sya’ban karena orang-orang Arab pada bulan ini lazimnya berkelompok mencari nafkah. Peristiwa penting bagi umat Islam yang terjadi pada bulan ini adalah perpindahan kiblat dari Baitul Muqaddas ke Ka’bah (Baitullah).</span></p>
<ul>
<li><span style="color:#000000;"><strong>Ramadhan</strong> (sangat panas)<br />
</span></li>
</ul>
<p style="padding-left:60px;"><span style="color:#000000;">Bulan Ramadhan merupakan satu-satunya bulan yang tersebut dalam Al-Quran, Satu bulan yang memiliki keutamaan, kesucian, dan aneka keistimewaan. Hal itu ikarenakan peristiwa-penistiwa peting seperti: Allah menurunkan ayat-ayat Al-Quran pertama kali, ada malam Lailatul Qadar, yakni malam yang sangat tinggi nilainya, karena para malaikat turun untuk memberkati orang-orang beriman yang sedang beribadah, bulan ini ditetapkan sebagai waktu ibadah puasa wajib, pada bulan ini kaurn muslimin dapat rnenaklukan kaum musyrik dalarn perang Badar Kubra dan pada bulan ini juga Nabi Muhammad saw berhasil mengambil alih kota Mekah dan mengakhiri penyembahan berhala yang dilakukan oleh kaum musyrik.</span></p>
<ul>
<li><span style="color:#000000;"><strong>Syawal</strong> (kebahagiaan)<br />
</span></li>
</ul>
<p style="padding-left:60px;"><span style="color:#000000;">Maksudnya kembalinya manusia ke dalam fitrah (kesucian) karena usai menunaikan ibadah puasa dan membayar zakat serta saling bermaaf-maafan. Itulah yang mernbahagiakan.</span></p>
<ul>
<li><span style="color:#000000;"><strong>Dzulqaidah</strong> (dzul artinya pemilik dan qa’dah artinya duduk)</span></li>
</ul>
<p style="padding-left:60px;"><span style="color:#000000;">Penamaan Dzulqaidah, karena bulan itu merupakan waktu istirahat bagi kaum laki-laki Arab dahulu. Mereka menikmatmnya dengan duduk-duduk di rumah.</span></p>
<ul>
<li><span style="color:#000000;"><strong>Dzulhijjah</strong> (yang menunaikan haji)<br />
</span></li>
</ul>
<p style="padding-left:60px;"><span style="color:#000000;">Penamaan Dzulhijjah, sebab pada bulan ini umat Islam sejak Nabi Adam as. menunaikan ibadah haji. </span></p>
<p><span style="color:#000000;"><br />
</span></p>
<p><span style="color:#000000;"><strong>Arti Nama-Nama Bulan di Tahun Masehi</strong></span></p>
<ol>
<li><span style="color:#000000;"><strong>Januari </strong>terambil dari nama dewa norna “Janus” yang mempunyai dua wajah. Yang satu melihat masa yang telah lalu dan satu lagi menatap masa depan yang penuh rahasia.</span></li>
<li><span style="color:#000000;"><strong>Februari</strong> berasal dari kata latin “Februna” yaitu pesta penyucian yang diselenggarakan tiap tanggal 15 Februari oleb banqsa Romawi Kuno.</span></li>
<li><span style="color:#000000;"><strong>Maret</strong> awalnya tercantum sebagai bulan pertama dalam kalender Julian. Kemudian barulah urutannya pada bulan ketiga seperti sekarang ini. Terambil dan<br />
nama dewa perang “mars”.</span></li>
<li><span style="color:#000000;"><strong>April</strong> ada yang mengatakan berasal dari nama dewa cinta Yunani “Aphrodite”.</span></li>
<li><span style="color:#000000;"><strong>Mei </strong>konon berasal dari kata “Mob Mayesto” dewa musim semi. Pada bulan ini diadakan festival meriah dan pemilihan ratu dan raja.</span></li>
<li><span style="color:#000000;"><strong>Juni</strong> terambil dari nama “Juno” dewi yang melambangkan kewanitaan dan kebahagiaan keluarga.</span></li>
<li><span style="color:#000000;"><strong>Juli</strong> dipilih oleh penguasa Roma, Mark Antoni dan nama “Julius Caesar” (raja Roma), sebagai penghormatan bagi Caesar yang terbunuh oleh pengawalnya<br />
sendiri Brutus.</span></li>
<li><span style="color:#000000;"><strong>Agustus</strong> penguasa Roma “Au-gustus” menyebut nama bulan kedelapan sesuai namanya sendiri.</span></li>
<li><span style="color:#000000;"><strong>September</strong> berasal dari bahasa latin untuk angka ke-tujuh yaitu “Septa’. Tatkala pada abad 8 SM pembaqian satu tahun diubah dari 10 bulan menjadi 12<br />
bulan, September yang terletak di urutan ketujuh, kini menjadi bulan kesembilan.</span></li>
<li><span style="color:#000000;"><strong>Oktober</strong> diambil dari bahasa Latin: octo yang berarti ”delapan” karena dahulu kala tahun bermula pada bulan Maret.</span></li>
<li><span style="color:#000000;"><strong>November </strong>diambil<strong> </strong>dari bahasa latin untuk angka 9 “Novum’ Meskipun November (11) kini menjadi bulan ke-11, tapi namanya tidak diubah.</span></li>
<li><span style="color:#000000;"><strong>Desember</strong> dari bahasa latin untuk angka 10, yattu “Decem”. Desernber adalah bulan yang ditutupi saiju dan es. Bulan ini dinamakan bulan suci karena<br />
upacara keagamaan Kristen yaitu peringatan  kelahiran Yesus Kristus yang disebut Natal. </span></li>
</ol>
<p><span style="color:#000000;"><br />
</span></p>
<p><span style="color:#000000;"><strong>Sumber: </strong></span></p>
<p><span style="color:#000000;">Media Ummat Edisi 57; Halaman 5</span></p>
<p><span style="color:#000000;">http://azharsmp13.wordpress.com</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/santriw4n.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/santriw4n.wordpress.com/249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/santriw4n.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/santriw4n.wordpress.com/249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/santriw4n.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/santriw4n.wordpress.com/249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/santriw4n.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/santriw4n.wordpress.com/249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/santriw4n.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/santriw4n.wordpress.com/249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/santriw4n.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/santriw4n.wordpress.com/249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/santriw4n.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/santriw4n.wordpress.com/249/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santriw4n.wordpress.com&amp;blog=4419048&amp;post=249&amp;subd=santriw4n&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://santriw4n.wordpress.com/2009/11/22/arti-nama-bulan-dalam-tahun-hijriyah-dan-masehi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5ab31a2bbe4f761ac3d51b7c3311c216?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">santriw4n</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kiamat 2012 Benarkah dan Siapkah???</title>
		<link>http://santriw4n.wordpress.com/2009/11/21/kiamat-2012-benarkah-dan-siapkah/</link>
		<comments>http://santriw4n.wordpress.com/2009/11/21/kiamat-2012-benarkah-dan-siapkah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Nov 2009 23:11:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>santriw4n</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Islam]]></category>
		<category><![CDATA[2012]]></category>
		<category><![CDATA[hari kiamat]]></category>
		<category><![CDATA[iman]]></category>
		<category><![CDATA[kiamat]]></category>
		<category><![CDATA[kiamat 2012]]></category>
		<category><![CDATA[Sholat]]></category>
		<category><![CDATA[tanda-tanda kiamat]]></category>
		<category><![CDATA[taqwa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://santriw4n.wordpress.com/?p=242</guid>
		<description><![CDATA[Dalam salah satu ayat: “Dan sesungguhnya hari kiamat itu pastilah datang, tak ada keraguan padanya&#8230;” (QS. Al Hajj, 22:7). Belum akan kiamat sehingga tidak ada lagi di muka bumi orang yang menyebut : “Allah, Allah.” (HR. Muslim) Di antara tanda-tanda kiamat ialah ilmu terangkat, kebodohan menjadi dominan, arak menjadi minuman biasa, zina dilakukan terang-terangan, wanita [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santriw4n.wordpress.com&amp;blog=4419048&amp;post=242&amp;subd=santriw4n&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#000000;"><strong>Dalam salah satu ayat: “Dan sesungguhnya hari kiamat itu pastilah datang, tak ada keraguan padanya&#8230;” (QS. Al Hajj, 22:7).</strong></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><strong>Belum akan kiamat sehingga tidak ada lagi di muka bumi orang yang menyebut : “Allah, Allah.” (HR. Muslim)</strong></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><strong>Di antara tanda-tanda kiamat ialah ilmu terangkat, kebodohan menjadi dominan, arak menjadi minuman biasa, zina dilakukan terang-terangan, wanita berlipat banyak, dan laki-laki berkurang sehingga lima puluh orang wanita berbanding seorang pria. (HR. Bukhari)</strong></span></p>
<p><span style="color:#000000;">Tanda2 lebih banyak di <a href="http://cahyaislam.wordpress.com/2009/05/06/dalil-hari-kiamat-dan-hisab/">Dalil Hari Kiamat dan Hisab</a>. </span></p>
<p><span style="color:#000000;">Hari Kiamat akan terjadi pada tahun 2012, begitulah banyak tulisan yang bisa ditemukan dari berbagai situs dan blog di internet. Kiamat 2012 tersebut kabarnya hasil dari ramalan kalender suku Maya. &#8221;Bila diterawang, tahun 2012 akan menjadi tahun yang gelap dan sulit ditebak. Akan terjadi peristiwa besar yang membahayakan dunia&#8221;, demikian seperti dikutip dari seorang paranormal terkenal di Indonesia mengenai isu kiamat tahun 2012.</p>
<p>Berbagai argumen dan tanggapan mengenai isu kiamat 2012 pun bermunculan. Ada yang menyebutkan bahwa berita tentang hari kiamat ini adalah merupakan hasil dari konspirasi dari sebuah perkumpulan tertentu untuk menguasai dunia. Dari segi sains, maka para pakar menyebutkan bahwa pada tahun 2012 bukan hari kiamat tapi badai Matahari.</p>
<p>Dikutip dari Talkshow 2012 ITB pada tahun 2012 diperkirakan oleh para ilmuwan akan terjadi badai matahari yang disebabkan oleh flare (radiasi elektromagnetik matahari yang menyerupai jilatan api) yang terjadi berulang tiap 11 tahun. Jumlah flare akan bertambah saat matahari mencapai siklus maksimumnya yang berikut diperkirakan akan terjadi pada tahun 2011 atau sekitar 1 tahun sebelum dan sesudahnya. Hal inilah yang menyebabkan badai matahari besar di bumi dan berakibat kemungkinan putusnya jaringan komunikasi satelit bumi. Maka disebut lah peristiwa ini sebagai &#8221;Kiamat Teknologi&#8221;. Namun, hal tersebut sudah diantisipasi oleh para ahli dalam bidang astronomi dengan meningkatkan pengawasan terhadap kemungkinan adanya benda-benda asing yang akan jatuh ke bumi dan mengawasi perubahan-perubahan aktivitas matahari yang diperkirakan akan berdampak pada bumi.<br />
Begitu heboh memang tentang isu kiamat yang satu ini, mengingat media informasi teknologi saat ini berkembang pesat, sehingga membantu menyebarkan berita ini keberbagai media sehingga menjadi benar-benar heboh.</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Melalui talkshow ini, didapatkan kesimpulan bahwa &#8216;kiamat&#8217; yang mungkin terjadi pada tahun 2012 bukanlah kiamat secara keyakinan, namun sebatas kiamat teknologi yang mengandalkan satelit bumi. Oleh karena itu, manusia tidak usah terlalu histeris membayangkan kiamat karena yang mengetahui kapan kiamat besar itu akan terjadi hanya Tuhan Yang Maha Esa. Namun, kita sebagai manusia hendaknya tetap waspada dan tetap beribadah sebagaimana mestinya.<br />
</span></p>
<p><span style="color:#000000;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#000000;">Dari <a title="Isu Kiamat 2012 ternyata Badai Matahari" rel="bookmark" href="http://pakarfisika.wordpress.com/2008/12/05/isu-kiamat-2012-ternyata-badai-matahari/">Isu Kiamat 2012 ternyata Badai Matahari</a> saya dapatkan, bahwa tanda-tanda kiamat kecil terbagi menjadi dua: <em> </em></span></p>
<p><span style="color:#000000;">1. <strong>Kejadian sudah muncul dan sudah selesai</strong></span></p>
<ul>
<li><span style="color:#000000;">Diutusnya Rasulullah saw.</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Terbunuhnya Utsman bin ‘Affan</span></li>
</ul>
<p><span style="color:#000000;"><strong>2. Kejadiannya sudah muncul tetapi belum selesai</strong></span></p>
<p style="padding-left:30px;"><span style="color:#000000;">Tersia-siakannya amanah, terangkatnya ilmu, merebaknya perzinahan dan pembunuhan, banyaknya wanita dan lain-lain.</span></p>
<p style="padding-left:30px;"><span style="color:#000000;"><br />
</span></p>
<p><span style="color:#000000;"><strong>Tanda-tanda kiamat </strong><strong>yang sering muncul adalah:</strong></span></p>
<p style="padding-left:30px;"><span style="color:#000000;">Al-Quran Surat Muhammad ayat 8, &#8220;<em>Maka tidaklah yang mereka tunggu-tunggu melainkan hari kiamat, (yaitu) kedatangannya kepada mereka dengan tiba-tiba. Karena sesungguhnya telah datang syarat-syaratnya</em>.&#8221;</span></p>
<p style="padding-left:30px;"><span style="color:#000000;">Hadits Riwayat Muslim dari Umar bin Khaththab Radhiallaahu &#8216;anhu, &#8220;<em>Apabila budak perempuan melahirkan tuannya, dan ketika penggembala kambing yang telanjang kaki serta kekurangan pakaian tinggal di gedung-gedung tinggi..</em>&#8220;</span></p>
<p style="padding-left:30px;"><span style="color:#000000;">Apakah fenomena di atas sudah terjadi saat ini? Sekarang ini, anak yang kurang ajar dan suka ngatur orangtua tidak cuma ada di Barat. Di negeri kita yang mayoritas Muslim pun terjadi, anak menyuruh ibunya begini-begitu. Seolah-olah anak itulah tuan, dan si ibu menjadi hamba sahaya. </span></p>
<p style="padding-left:30px;"><span style="color:#000000;">Berapa banyak tanda yang terjadi???Belum semua. Sudah kira-kira 95 persen, jadi masih ada 5 persen yang belum terjadi.</span></p>
<p style="padding-left:30px;"><span style="color:#000000;">Kapan akhir zaman itu tiba? Semenjak diutusnya Muhammad bin Abdullah menjadi Nabi, Allah Subhaanahu wa ta&#8217;ala sudah menvonis bahwa ummat beliau adalah ummat akhir zaman. Jadi pengertian akhir zaman itu sudah sejak diutusnya Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi wa Sallam (Saw) yang merupakan Nabi terakhir. Kenyataan bahwa kita adalah ummat akhir zaman menunjukkan bahwa kita saat ini hidup di akhir zaman.</span></p>
<p style="padding-left:30px;"><span style="color:#000000;">Menurut hadits shahih, masa akhir zaman ini terbagi menjadi lima. Pertama, masa kenabian, saat Rasulullah masih hidup. Kedua, masa Khulafaur Rasyidin, mulai Abubakar, Umar, Usman, dan Ali. Ketiga, masa raja-raja menggigit (maalikan &#8216;adhan), yaitu masa setelah wafatnya Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu Anhu sampai runtuhnya Daulah Khilafah Utsmaniyah (1924). Keempat, masa maalikan jabariyan (penguasa diktator). Kelima, masa kembalinya sistem khilafah.</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Saat ini kita hidup di masa yang mana? Sekarang masa penguasa diktator, dan sedang hot-hot-nya. Ummat Islam sedang kalah. Tetapi itu memang sudah sunatullah, bahwa ada kalanya menang, ada kalanya kalah. Kita pun harus optimis, akan tiba waktunya ummat Islam memperoleh kemenangan.</span></p>
<p><span style="color:#000000;">lebih jelasnya anda bisa baca di <a href="http://www.oaseislam.com/modules.php?name=News&amp;file=article&amp;sid=185"><strong>Tanda-tanda kiamat sudah datang</strong></a></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><strong>SUKSES HIDUP DI DUNIA DAN AKHIRAT</strong></span></p>
<blockquote>
<ul>
<li><span style="color:#000000;"><strong> Dirikan Sholat.</strong><br />
</span></li>
</ul>
</blockquote>
<p style="padding-left:90px;"><span style="color:#000000;">Dirikanlah sholat, sungguh ini merupakan kewajiban yang ditentukan waktunya  bagi orang-orang yang beriman – Qs. 4 an-nisaa’ :103- 104</span></p>
<p style="padding-left:90px;"><span style="color:#000000;">Sesungguhnya orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh, mendirikan shalat dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak mereka bersedih hati. -Qs. al-Baqarah 2:277</span></p>
<p style="padding-left:90px;"><span style="color:#000000;">Perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan sholat ; dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya – Qs. 20 thaahaa: 132</span></p>
<p style="padding-left:90px;"><span style="color:#000000;">Dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan ruku’lah bersama orang-orang yang ruku’. – Qs. 2 al-Baqarah : 43</span></p>
<ul>
<li><span style="color:#000000;"><strong> Bangun Akhlakul Karimah</strong></span></li>
</ul>
<p style="padding-left:60px;"><span style="color:#000000;"><em>“Jadilah engkau pema’af dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf, serta berpalinglah daripada orang-orang yang bodoh”. </em>(Al-A’raaf: 199). Untuk lebih jelasnya anda bisa klik Link dibawah ini.</span></p>
<p style="padding-left:60px;"><span style="color:#000000;"><a href="http://www.dakwatuna.com/2007/membangun-akhlakul-karimah/">Membangun Akhlakul Karimah</a><br />
</span></p>
<p style="padding-left:60px;"><span style="color:#000000;">Al-Qur’an mengajarkan kebaikan, bukan kerusakan, sebagai contoh indahnya Al-Qur’an bagaimana menyuruh kita menghormati orang tua (bukan menyembahnya). Dia telah melahirkan kita, mendidik kita, maka wajarlah jika kita dilarang menyakitinya. Bahkan, mengucapkan kata AH saja kepada orangtua dilarang Allah apalagi memperlakukan mereka dengan kasar, meninggalkannya hanya karena dianggap kafir (padahal belum tentu).</span></p>
<p style="padding-left:60px;"><span style="color:#000000;">Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka jangan sekali-sekali janganlah engkau mengatakan kepada keduannya perkataan ah dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik (QS- 17:23).</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/santriw4n.wordpress.com/242/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/santriw4n.wordpress.com/242/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/santriw4n.wordpress.com/242/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/santriw4n.wordpress.com/242/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/santriw4n.wordpress.com/242/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/santriw4n.wordpress.com/242/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/santriw4n.wordpress.com/242/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/santriw4n.wordpress.com/242/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/santriw4n.wordpress.com/242/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/santriw4n.wordpress.com/242/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/santriw4n.wordpress.com/242/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/santriw4n.wordpress.com/242/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/santriw4n.wordpress.com/242/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/santriw4n.wordpress.com/242/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santriw4n.wordpress.com&amp;blog=4419048&amp;post=242&amp;subd=santriw4n&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://santriw4n.wordpress.com/2009/11/21/kiamat-2012-benarkah-dan-siapkah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5ab31a2bbe4f761ac3d51b7c3311c216?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">santriw4n</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pengertian dan Konsep Evaluasi, Penilaian dan Pengukuran</title>
		<link>http://santriw4n.wordpress.com/2009/11/18/pengertian-dan-konsep-evaluasi-penilaian-dan-pengukuran/</link>
		<comments>http://santriw4n.wordpress.com/2009/11/18/pengertian-dan-konsep-evaluasi-penilaian-dan-pengukuran/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 14:18:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>santriw4n</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[konsep evaluasi]]></category>
		<category><![CDATA[konsep pengukuran]]></category>
		<category><![CDATA[konsep penilaian]]></category>
		<category><![CDATA[pengertian dan konsep]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://santriw4n.wordpress.com/?p=244</guid>
		<description><![CDATA[Sedikit informasi tetapi semoga bermanfaat&#8230;&#8230;Amien Secara umum orang hanya mengidentikkan kegiatan evaluasi sama dengan menilai, karena aktifitas mengukur sudah termasuk didalamnya. Pengukuran, penilaian dan evaluasi merupakan kegiatan yang bersifat hierarki. Artinya ketiga kegiatan tersebut dalam kaitannya dengan proses belajar mengajar tidak dapat dipisahkan satu sama lain dan dalam pelaksanaannya harus dilaksanakan secara berurutan. Konsep Evaluasi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santriw4n.wordpress.com&amp;blog=4419048&amp;post=244&amp;subd=santriw4n&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sedikit informasi tetapi semoga bermanfaat&#8230;&#8230;Amien</p>
<p>Secara umum orang hanya mengidentikkan kegiatan evaluasi sama dengan menilai, karena aktifitas mengukur sudah termasuk didalamnya. Pengukuran, penilaian dan evaluasi merupakan kegiatan yang bersifat hierarki. Artinya ketiga kegiatan tersebut dalam kaitannya dengan proses belajar mengajar tidak dapat dipisahkan satu sama lain dan dalam pelaksanaannya harus dilaksanakan secara berurutan.</p>
<h4>Konsep Evaluasi</h4>
<p>Menurut pengertian bahasa kata evaluasi berasal dari bahasa Inggris <em>evaluation</em> yang berarti penilaian atau penaksiran (John M. Echols dan Hasan Shadily: 1983). Menurut Stufflebeam, dkk (1971) mendefinisikan evaluasi sebagai <em>&#8220;The process of delineating, obtaining, and providing useful information for judging decision alternatives</em>”. Artinya evaluasi merupakan proses menggambarkan, memperoleh, dan menyajikan informasi yang berguna untuk merumuskan suatu alternatif keputusan.</p>
<p>Evaluasi adalah kegiatan mengukur dan menilai. Mengukur lebih besifat kuantitatif, sedangkan menilai lebih bersifat kualitatif.</p>
<p>Viviane dan Gilbert de Lansheere (1984) menyatakan bahwa evaluasi adalah proses penentuan apakah materi dan metode pembelajaran telah sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Penentuannya bisa dilakukan salah satunya dengan cara pemberian tes kepada pembelajar. Terlihat disana bahwa acuan tes adalah tujuan pembelajaran.</p>
<h3>Konsep Penilaian</h3>
<p>Penilaian      (assessment) adalah penerapan berbagai      cara dan penggunaan beragam alat penilaian untuk memperoleh informasi      tentang sejauh mana hasil belajar peserta didik atau ketercapaian      kompetensi (rangkaian kemampuan) peserta didik. Penilaian menjawab pertanyaan tentang sebaik apa hasil      atau prestasi belajar seorang peserta didik.Hasil penilaian dapat berupa nilai kualitatif (pernyataan      naratif dalam kata-kata) dan nilai      kuantitatif (berupa angka). Pengukuran berhubungan dengan proses pencarian      atau penentuan nilai kuantitatif tersebut.</p>
<p>Penilaian hasil belajar pada dasarnya adalah mempermasalahkan, bagaimana pengajar (guru) dapat mengetahui hasil pembelajaran yang telah dilakukan. Pengajar harus mengetahui sejauh mana pebelajar (<em>learner</em>) telah mengerti bahan yang telah diajarkan atau sejauh mana tujuan/kompetensi dari kegiatan pembelajaran yang dikelola dapat dicapai. Tingkat pencapaian kompetensi atau tujuan instruksional dari kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan itu dapat dinyatakan dengan nilai.</p>
<h3>Konsep Pengukuran</h3>
<p>Pengukuran adalah penentuan <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Besaran&amp;action=edit&amp;redlink=1">besaran</a>, <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dimensi">dimensi</a>, atau <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kapasitas">kapasitas</a>, biasanya terhadap suatu standar atau <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Satuan_pengukuran&amp;action=edit&amp;redlink=1">satuan pengukuran</a>. Pengukuran tidak hanya terbatas pada <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kuantitas_fisik&amp;action=edit&amp;redlink=1">kuantitas fisik</a>, tetapi juga dapat diperluas untuk mengukur hampir semua benda yang bisa dibayangkan, seperti tingkat <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ketidakpastian&amp;action=edit&amp;redlink=1">ketidakpastian</a>, atau <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Indeks_kepercayaan_konsumen&amp;action=edit&amp;redlink=1">kepercayaan konsumen</a>.</p>
<p>Pengukuran adalah proses pemberian         angka-angka atau label kepada unit analisis untuk merepresentasikan         atribut-atribut konsep. Proses         ini seharusnya cukup dimengerti orang walau misalnya definisinya tidak         dimengerti. Hal ini karena antara lain kita sering kali melakukan         pengukuran.</p>
<h3>Perbedaan Evaluasi, Penilaian dan Pengukuran</h3>
<p>Berdasarkan pengertian di atas penulis menyimpulkan bahwa penilaian adalah suatu proses untuk mengambil keputusan dengan menggunakan informasi yang diperoleh melalui pengukuran hasil belajar baik yang menggunakan tes maupun nontes. Pengukuran adalah membandingkan hasil tes dengan standar yang ditetapkan. Pengukuran bersifat kuantitatif. Sedangkan menilai adalah kegiatan mengukur dan mengadakan estimasi terhadap hasil pengukuran atau membanding-bandingkan dan tidak sampai ke taraf pengambilan keputusan.Penilaian bersifat kualitatif.</p>
<p>Agar lebih jelas perbedaannya maka perlu dispesifikasi lagi untuk pengertian masing2:</p>
<ul>
<li>Evaluasi      pembelajaran adalah suatu proses atau      kegiatan untuk menentukan nilai, kriteria-judgment atau tindakan dalam      pembelajaran.</li>
<li>Penilaian      dalam pembelajaran adalah suatu usaha      untuk mendapatkan berbagai informasi secara berkala, berkesinambungan, dan menyeluruh tentang proses dan hasil dari pertumbuhan dan perkembangan yang telah dicapai oleh      anak didik melalui program kegiatan belajar.</li>
<li>Pengukuran atau measurement merupakan suatu proses atau kegiatan untuk menentukan kuantitas sesuatu yang bersifat numerik. Pengukuran lebih bersifat kuantitatif, bahkan merupakan instrumen untuk melakukan penilaian. Dalam dunia pendidikan, yang dimaksud pengukuran         sebagaimana disampaikan Cangelosi (1995: 21) adalah proses pengumpulan         data melalui pengamatan empiris.</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/santriw4n.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/santriw4n.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/santriw4n.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/santriw4n.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/santriw4n.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/santriw4n.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/santriw4n.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/santriw4n.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/santriw4n.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/santriw4n.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/santriw4n.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/santriw4n.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/santriw4n.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/santriw4n.wordpress.com/244/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santriw4n.wordpress.com&amp;blog=4419048&amp;post=244&amp;subd=santriw4n&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://santriw4n.wordpress.com/2009/11/18/pengertian-dan-konsep-evaluasi-penilaian-dan-pengukuran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5ab31a2bbe4f761ac3d51b7c3311c216?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">santriw4n</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Standar Kompetensi dan Standar Isi Penjas SMA</title>
		<link>http://santriw4n.wordpress.com/2009/11/16/standar-kompetensi-dan-standar-isi-penjas-sma/</link>
		<comments>http://santriw4n.wordpress.com/2009/11/16/standar-kompetensi-dan-standar-isi-penjas-sma/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Nov 2009 13:47:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>santriw4n</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[kompetensi dasar]]></category>
		<category><![CDATA[kurikulum]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan jasmani]]></category>
		<category><![CDATA[Penjas]]></category>
		<category><![CDATA[remaja]]></category>
		<category><![CDATA[standar isi]]></category>
		<category><![CDATA[standar kompetensi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://santriw4n.wordpress.com/?p=239</guid>
		<description><![CDATA[Pengertian SK, KD, SI Standar Kompetensi atau SK adalah kualifikasi kemampuan minimal peserta didik yang menggambarkan penguasaan sikap,pengetahuan, dan keterampilan yang diharapkan dicapai pada setiap tingkat dan/atau semester.  Standar kompetensi terdiri atas sejumlah kompetensi dasar sebagai acuan baku yang harus dicapai dan berlaku secara nasional. Kompetensi Dasar atau KD adalah sejumlah kemampuan yang harus dikuasai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santriw4n.wordpress.com&amp;blog=4419048&amp;post=239&amp;subd=santriw4n&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2>Pengertian SK, KD, SI</h2>
<p><strong>Standar Kompetensi</strong> atau SK adalah kualifikasi kemampuan minimal peserta didik yang menggambarkan penguasaan sikap,pengetahuan, dan keterampilan yang diharapkan dicapai pada setiap tingkat dan/atau semester.  Standar kompetensi terdiri atas sejumlah kompetensi dasar sebagai acuan baku yang harus dicapai dan berlaku secara nasional.</p>
<p><strong>Kompetensi Dasar</strong> atau KD adalah sejumlah kemampuan yang harus dikuasai peserta didik dalam mata pelajaran tertentu sebagai rujukan penyusunan indikator kompetensi.</p>
<p><strong>Standar isi</strong> atau SI adalah ruang lingkup materi dan tingkat kompetensi yang dituangkan dalam kriteria tentang kompetensi tamatan, kompetensi bahan kajian, kompetensi mata pelajaran, dan silabus pembelajaran yang harus dipenuhi oleh peserta didik pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu. Standar isi sebagai acuan dalam pengembangan kurikulum tingkat satuan pendidikan.</p>
<h2>Karakter Peserta Didik Tingkat SMA/ SMK/ MA</h2>
<p>Dalam dunia pendidikan standar kompetensi pada tiap tingkatan berbeda. Hal ini karena setiap kelompok umur memiliki karakteristik. Sama halnya dengan siswa tingkat SMA/ SMK/ MA. Pada tingkat ini kebanyakan mereka berusia antara 15-18 tahun. Menurut Robert J.Havighurst usia tersebut masuk pada masa remaja. Sesuai pengertian standar kompetisi di atas maka kemampuan minimal peserta didik dapat disesuaikan dengan karakter remaja. Berikut adalah karakter remaja:</p>
<ul>
<li><strong>Ciri-ciri fisik</strong>: Pertumbuhan badan remaja sangat cepat. Sistem koordinasi tubuh mereka menjadi kurang seimbang akibat pertumbuhan yang cepat itu. Mereka mengalami masa-masa energetik dan lelah silih berganti.</li>
<li><strong>Ciri-ciri psikomotor</strong>: Pada remaja awal gerak – gerik tampak canggung dan kurang terkoordinasikan, aktif dalam berbagai jenis cabang permainan. Pada usia remaja akhir jenis dan jumlah cabang permainan lebih selektif dan terbatas pada keterampilan yang menunjang kepada persiapan kerja.</li>
<li><strong>Ciri-ciri mental</strong>: Mereka manyukai petualangan dan penemuan baru, dan mereka mempunyai imajinasi yang aktif. Mereka senang humor. Mereka mampu berpikir serius, dan memiliki kesanggupan untuk berpikir abstrak maupun kongkret sekaligus. Tetapi pengetahuan mereka berkembang lebih cepat daripada pengalaman.</li>
<li><strong>Ciri-ciri emosional</strong>: Emosi mereka kuat sekali dan sering naik turun. Mereka sulit mengendalikan emosinya karena begitu banyak perubahan sedang terjadi di dalam tubuhnya. Mereka merasa tak seorang pun memahami mereka.</li>
<li><strong>Ciri-ciri sosial</strong>: Bergaul dengan jumlah teman yang lebih terbatas dan selektif dan lebih lama (teman dekat). Kebergantungan kepada kelompok sebaya berangsur fleksibel, kecuali dengan teman dekat pilihannya yang banyak memiliki kesamaan minat.</li>
</ul>
<h2>Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Pendidikan Jasmani Untuk SMA/ SMK/ MA</h2>
<p>2.3.1 Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Kelas X, Semester 1</p>
<p>2.3.1.1  Mempraktikkan berbagai keterampilan permainan olahraga dalam bentuk sederhana dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya</p>
<ul>
<li>Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan dan olahraga beregu bola besar serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, semangat, dan percaya diri</li>
<li>Mempraktikkan keterampilan salah satu permainan olahraga beregu bola kecil dengan menggunakan alat dan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, semangat dan percaya diri</li>
<li>Mempraktikkan keterampilan atletik dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, semangat, dan percaya diri</li>
<li>Mempraktikkan keterampilan salah satu cabang olahraga bela diri serta nilai kejujuran, menghargai orang lain, kerja keras dan percaya diri</li>
</ul>
<p>2.3.1.2  Mempraktikkan latihan kebugaran jasmani dan cara mengukurnya sesuai dengan kebutuhan dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya</p>
<ul>
<li>Mempraktikkan latihan kekuatan, kecepatan, daya tahan dan kelentukan untuk kebugaran jasmani dalam bentuk sederhana serta nilai tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri</li>
<li>Mempraktikkan tes kebugaran jasmani serta nilai tanggung jawab, disiplin, dan percaya diri.</li>
<li>Mempraktikkan perawatan tubuh agar tetap segar</li>
</ul>
<p>2.3.1.3  Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam lantai dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya</p>
<ul>
<li>Mempraktikkan rangkaian senam lantai dengan menggunakan bantuan serta nilai percaya diri, kerjasama, tanggungjawab, menghargai teman</li>
<li>Mempraktikkan rangkaian senam lantai tanpa alat serta nilai percaya diri, kerjasama dan tanggung jawab</li>
</ul>
<p>2.3.1.4  Mempraktikkan aktivitas ritmik tanpa alat dengan koordinasi yang baik dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya</p>
<ul>
<li>Mempraktikkan keterampilan gerak dasar langkah dan lompat pada aktivitas ritmik tanpa alat serta nilai kedisiplinan, konsentrasi dan keluwesan</li>
<li>Mempraktikkan keterampilan dasar ayunan lengan pada aktivitas ritmik tanpa alat dengan koordinasi gerak yang benar serta nilai disiplin, toleransi dan estetika</li>
</ul>
<p>2.3.1.5  Mempraktikkan salah satu gaya renang dan loncat indah sederhana dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya</p>
<ul>
<li> Mempraktikkan keterampilan dasar salah satu gaya renang serta nilai disiplin, keberanian, tanggung jawab, dan kerja keras</li>
<li>Mempraktikkan keterampilan teknik dasar loncat indah dari samping kolam dengan teknik serta nilai disiplin, keberanian, tanggung jawab, dan kerja keras</li>
</ul>
<p>2.3.1.6  Mempraktikkan perencanaan penjelajahan dan penyelamatan aktivitas di alam bebas dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya</p>
<ul>
<li>Mempraktikkan keterampilan dasar-dasar kegiatan menjelajah pantai serta nilai tanggung jawab, kerjasama, toleransi, tolong menolong, melaksanakan keputusan kelompok</li>
<li>Mempraktikkan keterampilan dasar penyelamatan kegiatan penjelajahan di pantai serta nilai tanggung jawab, kerjasama, toleransi, tolong menolong, keputusan dalam kelompok</li>
<li>Mempraktikkan keterampilan memilih makanan dan minuman yang sehat</li>
</ul>
<p>2.3.1.7  Menerapkan budaya hidup sehat</p>
<ul>
<li>Menganalisis bahaya penggunaan narkoba</li>
<li>Memahami berbagai peraturan perundangan tentang narkoba</li>
</ul>
<p><span id="more-239"></span></p>
<p>2.3.2 Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Kelas X, Semester 2</p>
<p>2.3.2.1  Mempraktikkan berbagai keterampilan permainan olahraga dalam bentuk sederhana dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya</p>
<ul>
<li>Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan dan olahraga beregu bola dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, semangat, percaya diri</li>
<li>Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan dan olahraga bola kecil dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, percaya diri</li>
<li>Mempraktikkan keterampilan atletik dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, semangat, percaya diri</li>
<li>Mempraktikkan keterampilan olahraga bela diri serta nilai kejujuran, toleransi, kerja keras dan percaya diri</li>
</ul>
<p>2.3.2.2  Mempraktikkan latihan kebugaran jasmani dan cara mengukurnya sesuai dengan kebutuhan dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya</p>
<ul>
<li>Mempraktikkan berbagai bentuk kebugaran jasmani sesuai dengan kebutuhan serta nilai kejujuran, tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri</li>
<li>Mempraktikkan tes kebugaran dan interpretasi hasil tes dalam menentukan derajat kebugaran serta nilai kejujuran, semangat, tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri</li>
</ul>
<p>2.3.2.3  Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam lantai dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya</p>
<ul>
<li>Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam lantai dengan menggunakan alat serta nilai percaya diri, kerjasama, tanggungjawab dan menghargai teman</li>
<li>Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam lantai tanpa alat serta nilai percaya diri, kerjasama, tanggungjawab dan menghargai teman</li>
</ul>
<p>2.3.2.4  Mempraktikkan aktivitas ritmik tanpa alat dengan koordinasi yang baik dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya</p>
<ul>
<li>Mempraktikkan kombinasi keterampilan langkah kaki dan ayunan lengan pada aktivitas ritmik berirama tanpa alat serta nilai disiplin, toleransi, keluwesan dan estetika</li>
<li>Mempraktikkan rangkaian senam irama tanpa alat dengan koordinasi gerak serta nilai disiplin, toleransi, keluesan dan estetika</li>
</ul>
<p>2.3.2.5  Mempraktikkan keterampilan beberapa gaya renang dan pertolongan kecelakaan di air dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya</p>
<ul>
<li>Mempraktikkan kombinasi teknik renang gaya dada, gaya bebas dan salah satu gaya lain serta nilai disiplin, kerja keras keberanian dan tanggung jawab</li>
<li>Mempraktikkan keterampilan dasar pertolongan kecelakaan di air dengan sistim Resusitasi Jantung dan Paru (RJP) serta nilai disiplin, kerja keras keberanian dan tanggung jawab</li>
</ul>
<p>2.3.2.6  Mempraktikkan perencanaan penjelajahan dan penyelamatan aktivitas di alam bebas dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya</p>
<ul>
<li>Mempraktikkan keterampilan dasar-dasar kegiatan menjelajah gunung serta nilai tanggung jawab, kerjasama, toleransi, tolongmenolong, dan melaksanakan keputusan dalam kelompok</li>
<li>Mempraktikkan keterampilan dasar penyelamatan penjelajahan di pegunungan serta nilai tanggung jawab, kerjasama, toleransi, tolong menolong, dan melaksanakan keputusan kelompok</li>
<li>Mempraktikkan keterampilan penjagaan lingkungan yang sehat</li>
</ul>
<p>2.3.2.7  Menerapkan budaya hidup sehat</p>
<ul>
<li>Menganalisis dampak seks bebas</li>
<li>Memahami cara menghindari seks bebas</li>
</ul>
<p>2.3.3 Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Kelas XI, Semester 1</p>
<p>2.3.3.1  Mempraktikkan berbagai keterampilan permainan olahraga dengan teknik dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya.</p>
<ul>
<li>Mempraktikkan keterampilan teknik bermain salah satu permainan olahraga bola besar secara sederhana serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, semangat dan percaya diri</li>
<li>Mempraktikkan keterampilan teknik bermain salah satu permainan olahraga bola kecil secara sederhana serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, kerja keras dan percaya diri</li>
<li>Mempraktikkan keterampilan teknik salah satu nomor atletik dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama, kejujuran, kerja keras dan percaya diri</li>
<li>Mempraktikkan keterampilan teknik penyerangan salah satu permainan olahraga bela diri serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai orang lain, kerja keras dan percaya diri</li>
</ul>
<p>2.3.3.2  Mempraktikkan aktivitas pengembangan untuk meningkatkan kualitas kebugaran jasmani dan cara pengukurannya dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya</p>
<ul>
<li>Mempraktikkan berbagai bentuk latihan kelincahan, power dan daya tahan untuk peningkatan kebugaran jasmani serta nilai tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri</li>
<li>Mempraktikkan tes untuk kelincahan, power dan daya tahan dalam kebugaran jasmani serta nilai tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri</li>
</ul>
<p>2.3.3.3  Mempraktikkan keterampilan senam dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya</p>
<ul>
<li>Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam ketangkasan dengan menggunakan alat serta nilai percaya diri, kerjasama, tanggungjawab, menghargai teman</li>
<li>Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam ketangkasan tanpa menggunakan alat serta nilai percaya diri, kerjasama, tanggungjawab, menghargai teman</li>
</ul>
<p>2.3.3.4  Mempraktikkan aktivitas ritmik menggunakan alat dengan koordinasi dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya</p>
<ul>
<li>Mempraktikkan keterampilan aktivitas ritmik tanpa alat dengan koordinasi gerak lanjutan serta nilai kedisiplinan, konsentrasi dan keluwesan dan estetika</li>
<li>Mempraktikkan keterampilan aktivitas ritmik menggunakan alat serta nilai disiplin, toleransi,kerja sama, keluesan dan estetika</li>
</ul>
<p>2.3.3.5  Mempraktikkan salah satu gaya renang dan loncat indah dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya</p>
<ul>
<li>Mempraktikkan keterampilan salah satu gaya renang untuk pertolongan serta nilai disiplin, keberanian, kerja sama, dan kerja keras</li>
<li>Metakukan keterampilan loncat indah dari papan satu meter dengan teknik serta nilai disiplin, keberanian dan kerja keras</li>
</ul>
<p>2.3.3.6  Menerapkan budaya hidup sehat</p>
<ul>
<li>Memahami bahaya HIV/AIDS</li>
<li>Memahami cara penularan HIV/AIDS</li>
<li>Memahami cara menghindari penularan HIV/AIDS</li>
</ul>
<p>2.3.4 Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Kelas XI, Semester 2</p>
<p>2.3.4.1  Mempraktikkan berbagai keterampilan dasar permainan olahraga dengan teknik dan taktik , dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya</p>
<ul>
<li>Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan olahraga bola besar serta nilai kerjasama, kejujuran, kerja keras dan percaya diri</li>
<li>Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan olahraga bola kecil serta nilai kerjasama, kejujuran, kerja keras, toleransi dan percaya diri</li>
<li>Mempraktikkan teknik salah atletik dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, percaya diri</li>
<li>Mempraktikkan keterampilan teknik salah satu permainan olahraga bela diri serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, percaya diri.</li>
</ul>
<p>2.3.4.2  Meningkatkan kualitas kebugaran jasmani dan cara pengukurannya dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya</p>
<ul>
<li>Mempraktikkan latihan sirkuit untuk peningkatan kebugaran jasmani serta nilai tanggung jawab, disiplin, dan percaya diri</li>
<li>Mempraktikkan peningkatan beban latihan sirkuit untuk meningkatkan kebugaran jasmani serta nilai tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri</li>
<li>Mempraktikkan tes untuk mengukur tingkat kebugaran jasmani serta nilai tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri</li>
</ul>
<p>2.3.4.3  Mempraktikkan keterampilan senam ketangkasan dengan alat dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya</p>
<ul>
<li>Mempraktikkan keterampilan senam ketangkasan dengan menggunakan alat lanjutan serta nilai percaya diri, kerjasama, tanggungjawab, menghargai teman</li>
<li>Mempraktikkan keterampilan senam ketangkasan tanpa menggunakan alat lanjutan serta nilai percaya diri, kerjasama, tanggungjawab dan menghargai teman</li>
</ul>
<p>2.3.4.4  Mempraktikkan aktivitas ritmik menggunakan alat dengan koordinasi yang baik dan nilai yang terkandung didalamnya</p>
<ul>
<li>Mempraktikkan koombinasi gerak berirama menggunakan alat dengan koordinasi serta nilai kedisiplinan, konsentrasi dan keluwesan</li>
<li>Merangkai aktivitas ritmik menggunakan alat serta nilai kedisiplinan, konsentrasi dan keluwesan</li>
</ul>
<p>2.3.4.5  Mempraktikkan dasar pertolongan kecelakaan di air dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya</p>
<ul>
<li>Mempraktikkan keterampilan kombinasi gerakan renang serta nilai disiplin, kerja sama serta keberanian</li>
<li>Mempraktikkan keterampilan dasar pertolongan kecelakaan di air dengan sistim Resusitasi Jantung dan Paru (RJP) serta nilai disiplin dan tanggungjawab</li>
</ul>
<p>2.3.4.6  Mempraktikkan perencanaan dan keterampilan penjelajahan, dan penyelamatan di alam bebas dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya</p>
<ul>
<li>Mempraktikkan keterampilan merencanakan penjelajahan di perbukitan</li>
<li>Mempraktikkan keterampilan dasar penyelamatan penjelajahan di perbukitan serta nilai disiplin, tanggungjawab dan keselamatan</li>
</ul>
<p>2.3.4.7  Menerapkan budaya hidup sehat</p>
<ul>
<li>Memahami cara pemanfaatan waktu luang untuk kesehatan</li>
<li>Menerapkan pola hidup sehat</li>
</ul>
<p>2.3.5 Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Kelas XII, Semester 1</p>
<p>2.3.5.1  Mempraktikkan keterampilan permainan olahraga dengan peraturan yang sebenarnya dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya</p>
<ul>
<li>Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan olahraga bola besar lanjutan dengan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama, kejujuran, toleransi, kerja keras dan percaya diri</li>
<li>Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan olahraga bola kecil dengan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama, kejujuran, toeleransi, kerja keras dan percaya diri</li>
<li>Mempraktikkan teknik atletik dengan menggunakan peraturan yang sesungguhnya serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, semangat, percaya diri</li>
<li>Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan olahraga bela diri secara berpasangan dengan peraturan yang sebenarnya serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai lawan, kerja keras, percaya diri dan menerima kekalahan</li>
</ul>
<p>2.3.5.2  Mempraktikkan perancangan aktivitas pengembangan untuk peningkatan dan pemeliharaan kebugaran jasmani</p>
<ul>
<li>Merancang program latihan fisik untuk pemeliharaan kebugaran jasmani serta nilai tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri</li>
<li>Melaksanakan program latihan fisik sesuai dengan prinsip-prinsip latihan yang benar serta nilai tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri</li>
</ul>
<p>2.3.5.3  Mempraktikkan rangkaian gerak senam ketangkasan dengan konsep yang benar dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya</p>
<ul>
<li>Mempraktikkan keterampilan gerakan kombinasi rangkaian senam lantai serta nilai percaya diri, kerjasama, tanggungjawab dan menghargai teman</li>
<li>Mempraktikkan keterampilan gerakan kombinasi rangkaian senam ketangkasan serta nilai percaya diri, kerjasama, tanggungjawab, dan menghargai teman</li>
</ul>
<p>2.3.5.4  Mempraktikkan satu rangkaian gerak berirama berbentuk aktivitas aerobik secara beregu dengan diiringi musik dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya</p>
<ul>
<li>Mempraktikkan keterampilan gerak berirama senam aerobik serta nilai kerjasama, kedisiplinan, percaya diri, keluwesan, dan estetika</li>
<li>Mempraktikkan keterampilan menyelaraskan antara gerak dan irama dengan iringan musik serta nilai kerjasama, disiplin, percaya diri, keluwesan, dan estetika</li>
</ul>
<p>2.3.5.5  Mempraktikkan berbagai gaya renang lanjutan dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya</p>
<ul>
<li>Mempraktikkan keterampilan renang gaya dada lanjutan serta nilai disiplin, kerja keras dan keberanian</li>
<li>Mempraktikkan keterampilan renang gaya bebas lanjutan serta nilai disiplin, kerja keras dan keberanian</li>
<li>Mempraktikkan keterampilan renang gaya punggung lanjutan serta nilai disiplin, kerja keras dan keberanian</li>
<li>Mempraktikkan keterampilan berbagai gaya renang lanjutan lainnya serta nilai disiplin, kerja keras dan keberanian</li>
</ul>
<p>2.3.6 Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Kelas XII, Semester 2</p>
<p>2.3.6.1  Mempraktikkan keterampilan permainan olahraga dengan peraturan dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya</p>
<ul>
<li>Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan olahraga bola besar dengan peraturan yang sebenarnya serta nilai kerjasama, kejujuran, menerima kekalahan, kerja keras dan percaya diri</li>
<li>Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan olahraga bola kecil dengan peraturan sebenarya serta nilai kerjasama, kejujuran, menerima kekalahan kerja keras dan percaya diri</li>
<li>Mempraktikkan keterampilan atletik dengan menggunakan peraturan yang sebenarnya serta nilai kerjasama, kejujuran, menerima kekalahan,kerja keras dan percaya diri</li>
<li>Mempraktikkan keterampilan bela diri secara berpasangan dengan menggunakan peraturan yang sebenarnya serta nilai kerjasama, kejujuran, menerima kekalahan kerja keras dan percaya diri</li>
</ul>
<p>2.3.6.2  Memelihara tingkat kebugaran jasmani yang telah dicapai dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya</p>
<ul>
<li>Mempraktikkan program latihan fisik untuk pemeliharaan kebugaran jasmani</li>
<li>Mempraktikkan membaca hasil tes bedasarkan tabel yang cocok</li>
</ul>
<p>2.3.6.3  Mengkombinasikan rangkaian gerakan senam lantai dan senam ketangkasan dengan alat dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya</p>
<ul>
<li>Mempraktikkan rangkaian gerakan senam lantai serta nilai percaya dirim, tanggung jawab, kerja sama, dan percaya kepada teman</li>
<li>Mempraktikkan rangkaian gerakan senam ketangkasan dengan menggunakan alat serta nilai percaya diri, tanggungjawab, kerja sama, dan percaya kepada teman</li>
</ul>
<p>2.3.6.4  Mempraktikkan satu rangkaian gerak berirama secara beregu dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya</p>
<ul>
<li>Mempraktikkan rangkaian gerak senam aerobik dengan iringan musik serta nilai kerjasama, disiplin, keluwesan dan estetika</li>
<li>Mempraktikkan senam irama tradisional sesuai budaya daerah secara berkelompok serta nilai kerjasama, disiplin, percaya diri, keluwesan dan estetika</li>
</ul>
<p>2.3.6.5  Mempraktikkan keterampilan penguasaan berbagai teknik gaya renang dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya</p>
<ul>
<li>Mempraktikkan keterampilan berbagai gaya renang untuk kepentingan bermain di air dengan peraturan yang dimodifikasi serta nilai disiplin, sportif, jujur, toleran, kerja keras, dan keberanian</li>
<li>Mempraktikkan keterampilan berbagai gaya renang untuk estafet sesuai dengan peraturan yang dimodifikasi serta nilai disiplin, sportif, jujur, toleran, kerja keras, dan keberanian</li>
<li>Mempraktikkan keterampilan berbagai gaya renang untuk kepentingan pertolongan serta nilai disiplin, sportif, jujur, toleran, kerja keras, dan keberanian</li>
</ul>
<p>2.3.6.6  Mengevaluasi kegiatan luar kelas/sekolah dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya</p>
<ul>
<li>Mengevaluasi kegiatan di sekitar sekolah serta nilai percaya diri, kebesamaan, saling menghormati, toleransi, etika, dan demokrasi</li>
<li>Mengevaluasi kegiatan di alam bebas serta nilai percaya diri, kebesamaan, saling menghormati, toleransi, etika, dan demokrasi</li>
<li>Mengevaluasi kegiatan kunjungan ke tempattempat bersejarah serta nilai percaya diri, kebersamaan, saling menghormati, toleransi, etika, dan demokrasi</li>
<li>Mengevaluasi kegiatan karya wisata serta nilai percaya diri, kebesamaan, saling menghormati, toleransi, etika, dan demokrasi</li>
</ul>
<p>2.3.6.7  Mempraktikkan budaya hidup sehat</p>
<ul>
<li>Mempraktikkan pola hidup sehat</li>
<li> Menampilan perilaku hidup sehat</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>DAFTAR RUJUKAN:</strong></p>
<p style="padding-left:30px;">Dwiyogo, Wasis D. 2007. <em>Pengembangan Kurikulum Pendidikan Jasmani dan Olahraga</em>. Malang: WINEKA MDIA</p>
<p style="padding-left:30px;">Soesilowindradini. 2007. <em>Psikologi Perkembangan Masa Remaja</em>. Surabaya: Usaha Nasional</p>
<p style="padding-left:30px;">Ciri-ciri Remaja dan Cara Menanggapinya. (Online) <a href="http://reformed.sabda.org/ciri_ciri_remaja_dan_cara_menanggapinya_0">http://reformed.sabda.org/</a>, (14 Nopember 2009)</p>
<p style="padding-left:30px;">Sudrajat, Akhmad. 2008.Karakteristik Perilaku dan Pribadi pada Masa Remaja. (Online) <a href="http://akhmadsudrajat.wordpress.com/">http://akhmadsudrajat.wordpress.com/</a>, (14 Nopember 2009)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/santriw4n.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/santriw4n.wordpress.com/239/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/santriw4n.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/santriw4n.wordpress.com/239/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/santriw4n.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/santriw4n.wordpress.com/239/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/santriw4n.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/santriw4n.wordpress.com/239/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/santriw4n.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/santriw4n.wordpress.com/239/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/santriw4n.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/santriw4n.wordpress.com/239/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/santriw4n.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/santriw4n.wordpress.com/239/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santriw4n.wordpress.com&amp;blog=4419048&amp;post=239&amp;subd=santriw4n&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://santriw4n.wordpress.com/2009/11/16/standar-kompetensi-dan-standar-isi-penjas-sma/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5ab31a2bbe4f761ac3d51b7c3311c216?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">santriw4n</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
