Oleh: santriw4n | 5 November 2009

Olahraga untuk Anak

MESKI ingin mengajak buah hati tercinta untuk berolahraga, namun Anda tetap harus mengetahui jenis olahraga apa saja yang sesuai dengan usia perkembangannya.

Usia dua dan tiga tahun
Olahraga dapat dimulai sejak sang anak mulai dapat bergerak, berjalan dan berlari dengan mantap. Umumnya hal ini dicapai pada anak berusia 1,5- 2 tahun.
Pada usia dini seperti ini, anak dapat mulai diperkenalkan dengan olahraga atau aktivitas fisik yang dilakukan secara teratur. Anak dapat mulai dengan banyak bermain dan mempelajari hal-hal baru yang ditemuinya. Dengan memberikan semangat pada anak untuk aktif bermain (bahkan pada usia yang sangat muda sekalipun), orangtua dapat membantu anak untuk melakukan olahraga dan aktivitas fisiknya.
Anak di usia 2-3 tahun cenderung suka bermain dalam tingkah laku atau permainan yang tidak terstruktur. Maksudnya bermain dengan bebas, tidak teratur, tidak terstruktur dan tanpa peraturan yang memusingkan.
Pada usia seperti ini, olahraga dapat dilakukan sambil mengajak anak bermain misalnya berlari-lari kecil mengejar mainan, mendorong ayunan, bermain pasir, bermain air atau melakukan banyak gerakan yang menurut mereka menyenangkan namun juga secara fisik menyehatkan.
Usia dua tahun

Pada usia dua tahun, anak yang aktif dan sehat akan mulai belajar melompat dengan kedua kakinya, melompat dengan satu kaki, berjalan cepat, meloncat, dan berlari.
Sedangkan anak pada usia 3 tahun dapat melakukan hal tersebut dan dapat mengubah arah gerakannya misalnya belok kanan, kiri, arah depan atau belakang. Dengan kemampuan seperti di atas, Anda dapat melatih putra putri anda berolahraga dengan mengajaknya berlari-lari kecil tiap hari sekitar 5-10 menit. Lakukan dengan teratur tiap hari walau bukan dalam jam yang sama.
Lakukan variasi gerakan dan ajaklah anak untuk selalu berbicara dan berkomunikasi dengan Anda sambil anda melakukannya. Hal ini di samping bagus untuk perkembangan gerak motorik anak, juga dapat membuat anak lebih gembira dan lebih sehat.
Beberapa ahli mengatakan bahwa sejak usia ini anak dapat diajarkan untuk mulai belajar berenang, senam, bermain baseball atau berbagai permainan yang memiliki aturan permainan. Namun, umumnya anak cenderung lebih suka bermain saja.
Untuk itu, bila berada di air, Anda dapat mengajaknya untuk belajar berjalan di air, mengambang, bermain kapal-kapalan dan meniupnya sampai ke ujung, maupun hanya sekadar berendam dan menggerak-gerakkan tangannya. Yang harus diingat, anak pada usia ini cenderung lebih suka bermain sehingga inti dari semua gerakan fisik atau olahraga yang dilakukan harus memiliki unsur bermain dan rasa senang. Dan itulah olahraga bagi anak-anak.
Usia empat dan lima tahun

Anak pada usia 4 dan 5 tahun dapat bermain dalam aturan yang lebih terkoordinasi dan dapat bermain dalam permainan-permainan dengan peraturan yang lebih banyak. Anak pada usia ini dapat bermain dan belajar menggelindingkan bola, menangkap bola, dan bahkan bermain sepeda roda, walaupun mereka umumnya belum mampu membedakan daerah-daerah mana yang berbahaya dan tidak untuk bermain.
BAB I Untuk itu, selalu katakan dan perhatikan di mana sang anak bermain. Bila si anak bermain dekat jalan raya atau tempat yang membahayakan, selalu ingatkan dan katakan untuk menjauhinya. Awasi, larang dan pindahkan anak bila ia mulai bermain di tempat- tempat yang berbahaya.

Sumber:

http://lifestyle.okezone.com/read/2009/09/03/196/254135/jenis-olahraga-sesuai-usia

About these ads

Responses

  1. ehm… god job… sob


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: